Example 160x600
Example 160x600
Teknologi

Investasi Startup Bakalan Cerah Tahun 2024 Ini

×

Investasi Startup Bakalan Cerah Tahun 2024 Ini

Sebarkan artikel ini
Investasi Startup
Example 468x60

Khatulistiwahits, Jakarta–Investasi untuk pendanaan startup di Asia Tenggara pada akhir tahun 2023 sudah jauh membaik jika dibandingkan dengan sebelumnya, sebut salah satu perusahaan investasi Rigel Capital.

Founder sekaligus Managing Partner Rigel Capital, Sebastian Togelang menyatakan bahwa angka investasi pada kuartal empat naik sebesar 28% dibandingkan kuartal 1 tahun 2023 lalu.

Investasi Mulai Meningkat Dalam Pendanan Startup

“Sejak kuartal lalu, angka investasi mulai meningkat, contohnya perbandingan kuartal I/2023 dan kuartal IV/2023 yang naik sebesar 28%. Saya kira, kita sudah dapat melihat cahaya,” ungkapnya dalam gelaran Indonesia PE-VC Summit, Kamis (25/1).

Berdasarkan laporan dari Southeast Asia Deal Reviews tahun 2023 yang dibuat oleh dealStreet Asia dan Rigel Capital, total pendanaan dari modal ventura di Asia Tenggara pada kuartal 1/2023 berada di angka US$1,65 miliar yang setara dengan Rp26,1 triliun.

Angka tersebut terpantau meningkat pada kuartal II/2023 menjadi US$1,93 miliar kemudian meningkat kembali pada kuartal III/2023 sebesar US$2,09 miliar. Puncaknya terlihat pada kuartal IV/2023 yang berada di angka US$ 2,28 miliar.

Akan tetapi, dirinya mengatakan bahwa meskipun angka investasi meningkat. Sektor yang di target oleh para investor mulai berubah.

Saat investasi pada sektor e-commerce berkurang hingga 50%, sektor kecerdasan buatan dan sektor hijau meningkat 20%. Selain itu sektor kendaraan listrik, terkhusus motor listrik dan aquatech meningkat secara drastis.

“Kita cukup optimis di kuartal IV/2023 kita mengalami kenaikan investasi secara perlahan. Namun hal tersebut merupakan kesempatan yang bagus,” imbuhnya.

Baca Juga:Web Crawling: Sebuah Proses dibalik Pengindeksan Situs

Disaat yang bersamaan ,dirinya juga berkata bahwa masa sulit investasi di tahun 2023 dapat menjadi kesempatan bagi para investor untuk melihat perusahaan dengan fundamental yang bagus.

Sebab, di perusahaan yang memiliki fundamental yang bagus seperti Google dan Facebook mampu melewati krisis tersebut dan bahkan menjadi lebih kuat.

“Jadi ini merupakan saat yang tepat untuk melihat dan memilih perusahaan yang kuat,” tegasnya.(**)