Khatulistiwahits–Jakarta Penyanyi dan penulis lagu berbakat, Sheryl Sheinafia, kembali mencuri perhatian publik lewat rilisan terbarunya yang berjudul “Lepas Kendali”. Lagu ini menjadi comeback yang penuh warna bagi Sheryl setelah beberapa waktu fokus di balik layar, dan kali ini ia tampil dengan konsep musik yang berbeda — membawa pendengarnya bernostalgia ke era pop 80-an dengan sentuhan modern yang memikat.
Dirilis pada akhir Oktober 2025, “Lepas Kendali” langsung menjadi bahan perbincangan di media sosial. Sheryl menampilkan aransemen musik yang sarat dengan synth-pop, drum elektronik, dan bass groove khas dekade 80-an, namun dikemas dengan produksi yang segar dan kekinian. Lagu ini seolah menjadi jembatan antara nostalgia dan modernitas yang pas untuk pendengar lintas generasi.
Dalam wawancaranya, Sheryl mengungkapkan bahwa inspirasi lagu ini datang dari keinginannya untuk menyalurkan semangat kebebasan dan ekspresi diri. “Aku ingin membuat sesuatu yang membuat orang merasa berani untuk ‘lepas kendali’, dalam arti positif. Musik 80-an selalu punya energi yang fun dan bebas, dan itu yang aku coba hidupkan kembali,” ujarnya.

Video musik “Lepas Kendali” pun tak kalah menarik. Dengan visual neon, efek VHS, dan busana retro seperti jaket kulit serta kacamata besar, Sheryl berhasil menghidupkan suasana 80-an yang autentik. Disutradarai oleh Agung Hapsah, video tersebut menampilkan narasi yang menggambarkan seseorang yang mencoba keluar dari rutinitas dan menemukan dirinya sendiri melalui musik dan tarian.
Menariknya, Sheryl juga turut berperan sebagai produser dalam proses pembuatan lagu ini. Ia bekerja sama dengan beberapa musisi muda Indonesia yang dikenal dengan eksperimentasi musik elektronik. Hasilnya, “Lepas Kendali” menghadirkan keseimbangan sempurna antara nostalgia dan inovasi, menandai evolusi musikal Sheryl yang semakin matang.
Dari sisi lirik, lagu ini berbicara tentang keberanian untuk mengambil langkah baru tanpa takut akan risiko. “Sering kali kita terlalu terikat pada harapan orang lain. Lagu ini adalah pengingat untuk percaya pada intuisi dan tidak takut salah,” kata Sheryl. Pesan sederhana namun kuat ini berhasil tersampaikan melalui gaya penulisan yang ringan, relatable, dan penuh semangat positif.
Baca Juga:APT: Kolaborasi Epik Rosé BLACKPINK dan Bruno Mars yang Menggebrak Dunia Musik”
Respon dari para penggemar pun sangat antusias. Di platform Spotify dan Apple Music, “Lepas Kendali” langsung masuk dalam playlist populer seperti New Music Friday Indonesia dan Indie Highlight. Banyak warganet yang memuji keunikan warna musiknya yang berbeda dari rilisan Sheryl sebelumnya, seperti “Sweet Talk” dan “Fix You Up”.
Tak hanya di dalam negeri, lagu ini juga mulai mendapat perhatian dari pendengar internasional. Beberapa akun musik luar negeri memuji produksi lagu yang “clean” dan “energetic”, serta menyebut Sheryl sebagai salah satu penyanyi Asia yang sukses menggabungkan gaya retro dengan pop masa kini.
Dengan “Lepas Kendali”, Sheryl seolah menunjukkan bahwa dirinya tak takut bereksperimen dan terus berkembang sebagai musisi. Ia membuktikan bahwa musik retro tak harus ketinggalan zaman — justru bisa menjadi wadah eksplorasi baru yang memancarkan karakter uniknya.
Ke depan, Sheryl mengisyaratkan akan merilis mini album bertema serupa yang mengeksplorasi lebih jauh perpaduan antara pop, funk, dan synthwave. “Aku ingin bikin sesuatu yang bisa bikin orang berdansa lagi, tapi juga merasa bebas secara emosional,” tutupnya dengan senyum. “Lepas Kendali” pun menjadi langkah awal yang menjanjikan menuju era baru dalam perjalanan musik Sheryl Sheinafia.(Cherish)









