KhatulistiwaHits, Kubu Raya – Pembinaan karakter anak sejak dini menjadi perhatian penting di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, yang mendorong tim mahasiswa Program Studi (Prodi) Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PM) di SD Negeri 22 Sungai Ambawang, Desa Mega Timur, pada Jumat (14/11).
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan siswa-siswi dan didampingi oleh dewan guru SDN 22 Sungai Ambawang. Pelatihan mengangkat tema “Pelatihan Memahami Peran Masjid dan Menumbuhkan Akhlak Mulia untuk Anak SD” dengan penekanan pada pemahaman bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah ritual, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, pembinaan moral, serta pembentukan karakter sejak usia dini.
Tanamkan Akhlak Mulia sejak Dini melalui Edukasi Peran Masjid
Ketua Pelaksana Kegiatan, Reza Ikhsanda, memaparkan latar belakang pelaksanaan program yang berfokus pada penguatan adab dan sikap siswa. Ia menilai masih perlunya peningkatan pemahaman anak-anak mengenai etika di lingkungan masjid serta perilaku sopan santun terhadap guru dan orang tua.
“Kegiatan ini berangkat dari pengamatan terhadap masih kurangnya pemahaman siswa mengenai adab di masjid, serta perlunya penguatan sikap sopan santun terhadap guru dan orang tua. Pendekatan yang digunakan dirancang secara menarik agar anak-anak dapat lebih dekat dengan masjid dan mampu menyeimbangkan kecerdasan intelektual serta spiritual,” ujarnya dalam keterangan rilis, Senin (17/11).
Pelaksanaan pelatihan dikemas melalui metode fun learning yang interaktif. Para siswa diajak menyaksikan video animasi kisah teladan Nabi, mengikuti materi “Cinta Masjid”, serta berpartisipasi dalam permainan edukatif dan kuis berhadiah guna meningkatkan antusiasme belajar. Selain itu, siswa juga mendapatkan simulasi langsung mengenai adab yang benar saat memasuki dan berada di lingkungan masjid.
Pihak sekolah menyambut positif kegiatan tersebut. Guru SDN 22 Sungai Ambawang, Siti Musripah, menilai kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap pembentukan sikap siswa.
“Kegiatan ini sangat membantu dalam menanamkan nilai-nilai akhlak mulia kepada siswa, terutama dalam membiasakan sikap sopan, disiplin, dan rasa hormat. Penyampaian materi yang menarik membuat anak-anak lebih mudah memahami dan antusias mengikuti kegiatan,” ungkapnya.
Baca juga: UBSI Mantapkan Langkah Jadi Kampus Riset dan Pengabdian melalui LPPM dan MBKM Riset
Untuk menjaga keberlanjutan program, tim mahasiswa turut menyerahkan modul pelatihan serta poster edukatif agar nilai-nilai akhlak mulia yang disampaikan dapat terus diterapkan dalam aktivitas sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh tim yang terdiri dari Herman Firmansyah sebagai ketua kelompok, dengan anggota Fahmi Rama Adrian, Muhammad Raihan Ramadhan, Reza Ikhsanda, dan Rizki Syahwal Ludiansyah. Melalui luaran berupa peningkatan kapasitas mitra dan publikasi video kegiatan, program ini diharapkan mampu mendorong kepedulian terhadap pentingnya pendidikan karakter bagi generasi muda.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi pengabdian mahasiswa UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, dalam mendukung pembangunan karakter masyarakat melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif.(Tiara Sari)















