Example 160x600
Example 160x600
Musik

The PopStar Hadir Ala-ala Boyband ‘90an di Single Terbaru “Penasaran”

×

The PopStar Hadir Ala-ala Boyband ‘90an di Single Terbaru “Penasaran”

Sebarkan artikel ini
the popstar
Example 468x60

KhatulistiwahitsThe PopStar kembali membuat gebrakan di industri musik Indonesia lewat single terbaru mereka yang berjudul “Penasaran”. Berbeda dari rilisan sebelumnya, kali ini grup tersebut menghadirkan konsep visual dan musik yang terinspirasi kuat dari boyband era ‘90an. Nuansa retro yang dikemas modern menjadikan lagu ini langsung mencuri perhatian warganet sejak perilisan teaser-nya beberapa hari lalu.

The PopStar Hadir Ala-ala Boyband ‘90an di Single Terbaru “Penasaran”

Dalam video musik “Penasaran”, The PopStar tampil dengan gaya yang mengingatkan pada masa kejayaan boyband legendaris seperti Backstreet Boys, NSYNC, hingga grup lokal awal 2000-an. Outfit serba putih, gerakan koreografi kompak, serta ambience studio ala era MTV 90’s menciptakan nostalgia sekaligus menghadirkan warna baru.

Menurut manajemen, konsep ini dipilih karena The PopStar ingin menghadirkan sesuatu yang lebih fun, ringan, dan relatable bagi penonton lintas generasi. Mereka menilai bahwa tren retro saat ini sedang kembali digandrungi anak muda, baik dari segi fashion maupun musik. “Kami ingin mengajak pendengar bernostalgia sambil tetap merasakan sentuhan modern,” ujar produser The PopStar.

Secara musikal, “Penasaran” mengusung genre pop dance dengan sentuhan synth retro dan beat yang mengingatkan pada musik club akhir ‘90an. Hook yang catchy serta lirik bertema rasa penasaran dalam hubungan romantis membuat lagu ini mudah melekat di kepala setelah didengar sekali saja.

Tak hanya mengusung konsep visual lawas, The PopStar juga menggandeng koreografer yang pernah menangani beberapa idol group ternama untuk menciptakan gerakan tari yang enerjik dan sinkron. Tantangan terbesar mereka adalah menyatukan vibe klasik dengan koreografi modern, tanpa menghilangkan ciri khas The PopStar.

Video musik resmi “Penasaran” yang dirilis di YouTube berhasil meraih ribuan penonton hanya dalam hitungan jam. Banyak komentar positif yang memuji keberanian The PopStar menghadirkan konsep berbeda, bahkan beberapa netizen menyebut mereka sebagai “boyband nostalgia versi 2025”.

Selain itu, promosi single ini juga dilakukan secara kreatif melalui platform TikTok. The PopStar meluncurkan #PenasaranChallenge, sebuah tantangan dance pendek yang terinspirasi dari gerakan MV mereka. Tantangan ini langsung viral dan digunakan oleh banyak kreator konten.

The PopStar berharap “Penasaran” dapat menjadi salah satu lagu yang mewakili perubahan warna musik mereka. Setelah sebelumnya dikenal dengan gaya pop-modern yang lebih clean, kini mereka menunjukkan fleksibilitas dengan eksplorasi konsep yang lebih berani dan playful.

Para penggemar juga mulai berspekulasi bahwa konsep ‘90an ini akan berlanjut ke album atau mini album mereka berikutnya. Meskipun begitu, pihak manajemen belum memberikan bocoran lebih lanjut dan meminta penggemar untuk menunggu kejutan selanjutnya.

Dengan konsep unik, koreografi yang memanjakan mata, serta musik retro-pop yang sedang trend, “Penasaran” diprediksi menjadi salah satu single The PopStar yang paling sukses di tahun ini. Grup tersebut berhasil membuktikan bahwa nostalgia bisa menjadi kekuatan ketika dikemas dengan kreativitas dan sentuhan modern.

Kesuksesan “Penasaran” juga membuka peluang bagi The PopStar untuk memperluas jangkauan pendengar ke pasar Asia Tenggara. Beberapa pengamat musik menilai gaya retro-pop yang mereka usung memiliki potensi besar untuk menarik perhatian pasar internasional, terutama karena tren musik nostalgia kini tengah digemari di berbagai negara.

Tidak berhenti sampai di situ, The PopStar juga dikabarkan sedang mempersiapkan rangkaian fan meeting yang akan digelar di beberapa kota besar. Acara tersebut rencananya akan menghadirkan penampilan live “Penasaran” dengan konsep panggung yang tetap mempertahankan nuansa boyband ‘90an, lengkap dengan koreografi penuh energi dan pencahayaan dramatis.

baca juga:5 Kebudayaan di Kalimantan Barat yang Masih Lestari dan Diminati Generasi Muda

Dengan berbagai strategi promosi yang matang serta antusiasme besar dari penggemar, The PopStar semakin menunjukkan bahwa mereka adalah salah satu grup musik yang terus berkembang dan berani tampil beda. “Penasaran” bukan sekadar single baru, tetapi pernyataan bahwa mereka siap mengeksplorasi lebih banyak warna kreatif di industri musik Indonesia.

Di balik proses kreatifnya, para anggota The PopStar mengungkapkan bahwa mereka banyak melakukan riset mengenai gaya musik, fashion, dan kultur pop ‘90an untuk memastikan konsep yang dibawakan terasa autentik. Mereka bahkan menonton ulang berbagai konser dan video musik boyband legendaris untuk menangkap esensi era tersebut, lalu menggabungkannya dengan karakter musik mereka yang lebih modern.

Melihat antusiasme pendengar yang begitu besar, The PopStar merasa semakin percaya diri untuk menghadirkan lebih banyak karya dengan pendekatan visual dan musikal yang unik. Mereka menyebut bahwa “Penasaran” hanyalah permulaan menuju fase baru yang lebih eksploratif, dan para penggemar sudah bisa menantikan kejutan-kejutan menarik dalam proyek mendatang.(Sintia Ningsih)