KhatulistiwaHits, Pontianak – Upaya peningkatan kualitas pendidikan tinggi kembali mendapat perhatian publik setelah sebuah capaian penting diraih dalam bidang pengabdian masyarakat. Prestasi tersebut datang dari lingkungan akademik di Pontianak, dosen Universitas Bina Sarana (UBSI) kampus Pontianak berhasil mencatatkan pencapaian baru melalui keberhasilan tiga dosennya lolos hibah DIKTI 2025 pada skema Pengabdian kepada Masyarakat. Capaian ini diumumkan pada Selasa, 24 Juni 2025.
Lolos Hibah DIKTI 2025 Skema Pengabdian Masyarakat
Tiga dosen yang menjadi penerima hibah tersebut adalah Ardiyansyah, Windi Irmayani selaku dosen Program Studi (Prodi) Informatika, serta Nurfiah Oktafiani Syamsiah. Program ini turut melibatkan empat mahasiswa, yaitu M. Nauval, M. Ivan Abdullah, Anggi B. Rahma, dan Mutia Rahayu sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik.
Hibah tersebut akan digunakan untuk melaksanakan program bertajuk “Transformasi Digital untuk Optimalisasi Biaya Produksi dan Manajemen Keuangan dengan Menerapkan Teknologi Digital pada UMKM Tambol Dapok Punggur” di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Program ini bertujuan mendorong digitalisasi proses usaha mitra UMKM, mulai dari pencatatan keuangan, perhitungan biaya produksi, hingga efisiensi administrasi.
Ardiyansyah selaku ketua tim menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa menjadi salah satu poin penting dalam pelaksanaan program. Ia menjelaskan bahwa kolaborasi ini membuka ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu teknologi informasi secara langsung.
“Program ini memberikan manfaat bagi mitra UMKM sekaligus menjadi wahana praktik lapangan bagi mahasiswa untuk memperkuat kompetensi mereka,” ujar Ardiyansyah dalam rilis yang diterima, Senin (24/11).
Windi Irmayani menambahkan bahwa strategi digitalisasi yang diterapkan tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga pada edukasi manajemen usaha.
“Kami menggabungkan penerapan teknologi dengan penguatan pengetahuan pengelolaan keuangan agar UMKM dapat berkembang secara berkelanjutan,” jelasnya.
Ketua Program Studi Informatika UBSI kampus Pontianak, Lisnawanty, mengapresiasi pencapaian tersebut. Ia menyebut keberhasilan ini menjadi motivasi bagi civitas akademika untuk terus menghadirkan program yang memiliki nilai kebermanfaatan tinggi.
“Capaian ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat kualitas akademik dosen dan mahasiswa,” ungkap Lisnawanty.
Baca juga: Dosen UBSI Kampus Purwokerto Raih Hibah Nasional untuk Inovasi Pemasaran AI bagi UMKM
Sepanjang satu tahun pelaksanaan, program ini diprediksi akan memberikan sejumlah manfaat bagi UMKM Tambol Dapok Punggur, di antaranya pencatatan keuangan berbasis digital yang lebih terstruktur, ketepatan dalam penentuan harga pokok produksi, peningkatan kemampuan perencanaan keuangan, efisiensi administrasi, serta perluasan jangkauan pemasaran melalui platform digital.
Latifah dari LPPM UBSI kampus Pontianak turut menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tim dosen tersebut. Ia menilai raihan hibah nasional ini mencerminkan komitmen institusi dalam mendukung pengembangan UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital. Ke depan, ia berharap lebih banyak program inovatif yang dapat dihadirkan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Sebagai penutup, pencapaian ini sekaligus menegaskan posisi UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif yang terus mendorong inovasi dan kontribusi nyata melalui kegiatan pengabdian masyarakat berbasis teknologi dan kolaborasi berkelanjutan.(Tiara Sari)















