Example 160x600
Example 160x600
HiburanMusik

Oasis Kembali Hiatus Setelah Comeback Menjalankan Tur “Live ’25”

×

Oasis Kembali Hiatus Setelah Comeback Menjalankan Tur “Live ’25”

Sebarkan artikel ini
Oasis
Example 468x60

Khatulistiwahits–Setelah euforia besar atas comeback yang paling ditunggu dalam dua dekade terakhir, band legendaris asal Manchester, Oasis, kembali mengumumkan masa hiatus usai menyelesaikan rangkaian tur dunia “Live ’25”. Pengumuman ini mengejutkan para penggemar di seluruh dunia yang berharap reuni tersebut menjadi awal dari babak baru perjalanan musik mereka.

Oasis Kembali Hiatus Setelah Comeback Menjalankan Tur “Live ’25”

Keputusan hiatus ini disampaikan melalui pernyataan resmi yang dirilis pada Senin malam waktu Inggris. Dalam pernyataan itu, pihak manajemen menyebutkan bahwa para anggota band ingin kembali fokus pada kehidupan pribadi dan proyek masing-masing setelah menjalani jadwal tur yang padat selama hampir satu tahun penuh.

“Live ’25” sendiri telah menjadi tur fenomenal yang memecahkan berbagai rekor, termasuk penjualan tiket tercepat dalam sejarah konser rock Inggris. Dalam beberapa kota besar seperti London, Tokyo, Los Angeles, dan Sydney, tiket habis hanya dalam hitungan menit. Antusiasme luar biasa dari penggemar membuktikan bahwa Oasis masih memegang tempat istimewa di hati para pendengarnya.

Meski demikian, suasana internal band disebut-sebut kembali mengalami ketegangan, khususnya antara Noel Gallagher dan sang adik, Liam Gallagher. Meski tampil profesional di atas panggung, berbagai laporan menyebutkan bahwa hubungan keduanya kembali renggang menjelang akhir tur. Beberapa media Inggris menyatakan adanya perbedaan pandangan terkait arah musik dan rencana album baru.

Dalam wawancara singkat setelah konser terakhir di Dublin, Liam Gallagher sempat menyatakan bahwa dirinya “tidak menutup pintu” untuk kemungkinan berkolaborasi lagi, namun ia menegaskan bahwa dirinya membutuhkan waktu untuk beristirahat. Noel pun menyampaikan hal serupa, menambahkan bahwa dirinya ingin kembali fokus pada studio pribadi dan proyek solo yang tertunda.

Keputusan hiatus ini menuai reaksi beragam dari para penggemar. Banyak yang kecewa karena berharap Oasis kembali aktif secara permanen, namun sebagian besar tetap mendukung keputusan tersebut demi kesehatan mental dan kreativitas para personel. Di platform X, tagar #OasisHiatusAgain menjadi trending global hanya satu jam setelah pengumuman dirilis.

Baca Juga:Efek Rumah Kaca Buka IMUST 2025 dengan Konser “10 Tahun Sinestesia”

Pengamat musik Inggris, Daniel Morris, menyebut keputusan ini sebagai hal yang “tidak mengejutkan namun tetap disayangkan.” Menurutnya, intensitas tur sepanjang tahun dapat memicu friksi lama yang belum sepenuhnya selesai meski kedua kakak-beradik tersebut sempat berdamai untuk reuni.

Dari sisi industri, hiatus Oasis diprediksi tidak akan menyurutkan gelombang popularitas mereka. Penjualan merchandise, album klasik, serta dokumentasi tur “Live ’25” justru meningkat drastis dalam beberapa hari terakhir. Banyak pihak menduga keputusan hiatus ini juga merupakan strategi untuk menjaga momentum dan eksklusivitas brand Oasis.

Meski tidak ada kepastian kapan mereka akan kembali, manajemen Oasis menegaskan bahwa hiatus ini bukan bubar, melainkan jeda yang diperlukan. Mereka juga mengisyaratkan kemungkinan perilisan rekaman live dari konser-konser besar dalam tur “Live ’25” sebagai hadiah bagi para penggemar.

Untuk kini, Oasis kembali meninggalkan panggung dunia dengan jejak monumental yang mengingatkan publik bahwa mereka tetap menjadi salah satu band paling berpengaruh dalam sejarah musik modern. Para penggemar pun hanya bisa berharap, saat waktu yang tepat tiba, Oasis akan kembali menyatukan suara dan energi mereka—sekali lagi.(Cher)