KhatulistiwaHits, Pontianak – Peran akademisi dalam penegakan hukum kian nyata di era digital. Nanda Diaz Arizona, dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak yang juga berprofesi sebagai ahli digital forensik, dipercaya membantu Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Singkawang dalam mengungkap kasus kecelakaan lalu lintas melalui analisis rekaman CCTV.
Dosen UBSI dengan Keahlian Praktis Digital Forensik
Sebagai dosen yang mengampu bidang teknologi informasi dan praktisi digital forensik, Nanda tidak hanya menguasai teori di ruang kelas, tetapi juga terbiasa menangani bukti digital secara profesional. Keahliannya dimanfaatkan untuk menelaah rekaman CCTV secara teknis dan ilmiah, sehingga mampu menghadirkan fakta objektif dalam proses penyidikan.
Dalam keterangannya, Nanda menjelaskan bahwa digital forensik memiliki peran krusial dalam mengurai peristiwa kecelakaan lalu lintas.
“Digital forensik bukan sekadar menonton ulang video. Kami melakukan analisis frame-by-frame, memeriksa metadata, serta memastikan keaslian data agar dapat merekonstruksi kronologi kejadian secara akurat mulai dari kecepatan kendaraan, titik benturan, hingga perilaku pengendara sebelum kecelakaan,” jelasnya dalam keterangan Pers, Kamis (5/2).
Ia menambahkan, sebagai dosen sekaligus ahli digital forensik, dirinya selalu menekankan pentingnya menjaga integritas bukti digital agar dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Rekaman CCTV yang menjadi bukti utama harus melalui prosedur standar operasional agar tidak cacat secara yuridis saat dibawa ke persidangan.
Kolaborasi Strategis Polisi dan Akademisi
Nanda juga memaparkan penggunaan teknik image enhancement untuk memperjelas rekaman berkualitas rendah. Melalui pendekatan ini, detail yang sebelumnya sulit dikenali dapat dianalisis secara objektif, sehingga meminimalkan unsur subjektivitas dalam penyidikan. Kolaborasi antara kepolisian dan akademisi ini dinilai sangat strategis, seiring meningkatnya kompleksitas bukti digital di lapangan.
Melalui kiprah Nanda Diaz Arizona, UBSI kembali menegaskan perannya sebagai Kampus Digital Kreatif yang melahirkan dosen-dosen profesional, tidak hanya unggul dalam pengajaran, tetapi juga aktif memberikan solusi berbasis teknologi bagi masyarakat dan institusi pemerintah. Kontribusi ini diharapkan mampu mendorong penyidikan kecelakaan lalu lintas yang lebih transparan, akurat, dan berbasis data demi tercapainya keadilan bagi semua pihak.(Tiara Sari)















