Example 160x600
Example 160x600
Berita

UBSI Kampus Pontianak Jalin Kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sanggau untuk Pengembangan Sekolah Bisnis Digital

×

UBSI Kampus Pontianak Jalin Kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sanggau untuk Pengembangan Sekolah Bisnis Digital

Sebarkan artikel ini
Sekolah Bisnis Digital
Example 468x60

KhatulistiwaHits, Pontianak – Dalam upaya memperkuat ekosistem pendidikan dan kewirausahaan digital di Kalimantan Barat, pemerintah daerah terus menjajaki kerja sama strategis dengan berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan tinggi. Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak melaksanakan audiensi dan paparan mengenai program Sekolah Bisnis Digital bersama Pemerintah Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada Jumat (24/10). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menjajaki kerja sama strategis antara dunia akademik dan pemerintah daerah untuk memperkuat ekosistem pendidikan dan kewirausahaan digital di wilayah Kalimantan Barat.

Pengembangan Sekolah Bisnis Digital

Bupati Kabupaten Sanggau, Drs. Yohanes Ontot, hadir dalam kesempatan ini didampingi oleh Yohanes Andriyus Wijaya. Kehadiran pihak pemerintah daerah menunjukkan dukungan nyata terhadap pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang bisnis dan teknologi digital.

Dari pihak UBSI kampus Pontianak, hadir Kaprodi Sistem Informasi, Muhammad Sony Maulana, yang didampingi staf prodi Eva Meilinda. Dalam sambutannya, Sony menyampaikan apresiasi terhadap kesempatan kolaborasi ini.

“Kami menyambut baik inisiatif dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sanggau. Melalui kolaborasi ini, UBSI dapat berperan aktif dalam pengembangan potensi daerah, khususnya di bidang pendidikan, teknologi, dan kewirausahaan digital. Sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah akan mencetak generasi muda yang adaptif, kreatif, dan berdaya saing di era digital,” ujar Sony dalam keterangan tertulis, Selasa (28/10).

Selain itu, hadir pula para kaprodi dari program studi lain di UBSI kampus Pontianak, termasuk Raja Sabaruddin selaku Kaprodi Sistem Informasi Akuntansi, Lisnawanty bersama staf Prodi Informatika Muhammad Iqbal.

Paparan utama mengenai konsep dan implementasi Sekolah Bisnis Digital disampaikan oleh Yoki Firmansyah, penggagas utama program. Yoki menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam konteks bisnis dan kewirausahaan modern.

Baca juga: Indonesia Cerdas Fest 2025 di UBSI Kampus Pontianak Sukses Beri Inspirasi bagi Mahasiswa Beasiswa Jalur Undangan

Dedi Saputra, perwakilan dari divisi Marketing Komunikasi UBSI, memperkenalkan DICO (Digital Community) sebagai wadah kolaborasi kreatif bagi mahasiswa dan masyarakat dalam bidang teknologi, komunikasi, dan bisnis digital. DICO diharapkan menjadi jembatan penggerak kolaborasi konkret antara kampus, pemerintah, dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, kedua pihak berharap dapat menjalin kerja sama berkelanjutan dalam berbagai bidang Tridharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan menghadirkan inovasi dan solusi nyata untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul di Kabupaten Sanggau, sekaligus memperkuat posisi UBSI sebagai  Kampus Digital Kreatif mitra strategis pemerintah dalam pengembangan ekonomi digital di daerah.(Tiara Sari)