KhtulistiwaHits,Pontianak – Sebagai bentuk komitmen dalam mencetak generasi cerdas dan berkarakter, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak, yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif, menggelar BSI Digination 2025. Kegiatan yang mengusung tema “Opportunities in Creative Industry” kegiatan ini berlangsung di Aula Kampus UBSI kampus Pontianak pada Rabu (5/11) dan diikuti oleh siswa kelas XI dari SMK Negeri 8 Pontianak.
BSI Digination 2025 Membuka Wawasan Generasi Muda di Era Kreatif Digital dan AI
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan Artificial Intelligenc (AI) saat ini membawa perubahan signifikan dalam dunia prospek karir industri kreatif. Hal ini disampaikan oleh Lady Agustin Fitriana, salah satu pemateri pada kegiatan tersebut, yang digelar UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif bekerja sama dengan Digital Creative Community (DICO).
Dalam pemaparannya, Lady menekankan pentingnya pemahaman AI sebagai alat untuk mendorong inovasi dan efisiensi di bidang kreatif digital, mulai dari desain grafis, produksi media, hingga pengelolaan konten digital.
“AI bukan pengganti manusia, tetapi alat yang membantu kita bekerja lebih cepat dan kreatif. Dengan memanfaatkan teknologi ini, pelaku industri dapat menghasilkan karya yang lebih inovatif dan relevan dengan kebutuhan zaman,” ujar Lady di sela kegiatan.
Ia juga menekankan bahwa generasi muda harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar tidak tertinggal dalam persaingan industri. Penguasaan AI, menurutnya, menjadi nilai tambah penting bagi siapa pun yang ingin berkarier di dunia kreatif digital.
“Saat ini, hampir semua sektor industri membutuhkan kemampuan digital. Bagi para siswa dan mahasiswa, mengenal dan menggunakan AI dengan bijak adalah langkah awal untuk membuka peluang karier yang luas di masa depan,” tambahnya.
Baca juga : BSI Digination 2025: Gali Peluang di Industri Kreatif Lewat Workshop dan Kunjungan Inspiratif
Selain paparan materi, kegiatan ini juga menghadirkan sesi interaktif, di mana peserta diajak mengenal berbagai aplikasi berbasis AI yang dapat digunakan dalam proses kreatif, seperti content generation, visual design, dan video production. Lady Agustine memberikan contoh langsung bagaimana AI dapat membantu menciptakan ide baru serta mempercepat proses produksi konten digital.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen UBSI kampus Pontianak dalam menghadirkan pembelajaran berbasis praktik dan teknologi terkini.
Sebagai penutup, Lady berpesan, “Jangan jadikan AI sebagai musuhmu, tetapi jadikanlah AI sebagai teman yang mendukung proses belajar dan berkarya di era digital”.(Tiara Sari)















