Example 160x600
Example 160x600
BeritaEvent

UBSI Kampus Pontianak Kenalkan “Prompt AI” ke Siswa SMKN 8 Lewat BSI Digination 2025

×

UBSI Kampus Pontianak Kenalkan “Prompt AI” ke Siswa SMKN 8 Lewat BSI Digination 2025

Sebarkan artikel ini
BSI Digination 2025
Example 468x60

KhatulistiwaHits, Pontianak – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, generasi muda dituntut untuk tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pencipta inovasi. Semangat inilah yang ditunjukkan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak melalui kegiatan BSI Digination bertema “Opportunities in Creative Industry.” Sorak semangat dan antusias siswa kelas 11 Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 8 Pontianak terdengar riuh memenuhi aula. Suasana workshop terasa hidup dan interaktif sejak sesi materi dimulai. Kegiatan ini berlangsung di Aula UBSI kampus Pontianak pada Rabu (5/11).

BSI Digination Jadi Sarana Interaktif Kenalkan Pemanfaatan AI kepada Siswa

Dalam kegiatan tersebut, Weiskhy Steven Dharmawan selaku Dosen UBSI kampus Pontianak, tampil sebagai narasumber dengan materi berjudul “Prompt AI”. Ia membuka sesi dengan pernyataan yang langsung mencuri perhatian para siswa.

“AI itu tidak dari langit turun ke bumi, namun ada peran manusia,” ujarnya dalam keterangan pers, Rabu (5/11).

Ia kemudian memaparkan secara mendalam tentang cara kerja Artificial Intelligence (AI) dan bagaimana manusia berperan besar dalam mengembangkan teknologi tersebut. Ia menjelaskan bahwa AI kini bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan telah menjadi sahabat bagi banyak orang.

“AI bukan lagi alat teknologi, tetapi sudah menjadi sahabat. Kenapa disebut sahabat? Karena AI nggak capek ditanya, nggak pernah nge-judge, dan selalu siap kapan pun dibutuhkan,” tuturnya.

Baca juga: BSI Digination 2025 Hadir di UBSI Kampus Pontianak, Kenalkan Peluang Industri Kreatif Berbasis AI

Suasana aula semakin interaktif ketika Weiskhy mengajak para siswa untuk mempraktikkan langsung cara membuat prompt yang efektif. Ia memberikan contoh dari yang sederhana hingga kompleks, lalu meminta beberapa peserta mencoba membuat prompt sendiri menggunakan berbagai chatbot AI. Beberapa siswa tampak antusias bereksperimen dan tertawa saat hasil AI mereka ditampilkan di layar.

“Belajar mengoptimalkan prompt itu penting, karena dari satu kalimat sederhana, hasil yang keluar bisa sangat berbeda tergantung cara kita menulisnya,” jelasnya.

Selain praktik, Weiskhy juga menekankan pentingnya etika digital dalam penggunaan AI.

“Gen Z mungkin sudah akrab banget sama AI, tapi tetap harus hati-hati. Jangan pernah masukin data pribadi, karena itu privasi. Gunakan AI buat bantu berpikir, bukan buat ganti berpikir,” pesannya.

Dalam pemaparannya, Weiskhy turut mengenalkan berbagai chatbot populer serta menjelaskan perbedaannya. Sesi tersebut ditutup dengan semangat tinggi dari para peserta yang mengaku mendapatkan banyak wawasan baru tentang cara memanfaatkan AI secara bijak dan kreatif.

Melalui kegiatan BSI Digination ini, UBSI kampus Pontianak berharap dapat membuka peluang baru bagi siswa dalam memahami potensi teknologi di dunia industri kreatif. Hal ini sejalan dengan visi UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif yang terus mendukung generasi muda untuk berinovasi dan berkembang di era digital.(Tiara Sari)