Example 160x600
Example 160x600
Event

AI Jadi Jembatan Pendidikan: Sekolah di Daerah Terpencil Kini Punya Akses Belajar Setara

×

AI Jadi Jembatan Pendidikan: Sekolah di Daerah Terpencil Kini Punya Akses Belajar Setara

Sebarkan artikel ini
AI Jadi Jembatan
Example 468x60

 KhatulistiwaHits, Pontianak — Perkembangan teknologi kian hari semakin menyentuh berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Jika dulu akses belajar sering kali terbentur keterbatasan fasilitas, kini kehadiran kecerdasan buatan (AI) memberi harapan baru untuk menghadirkan ruang belajar yang lebih inklusif dan merata.

Hal tersebut mengemuka dalam gelaran Independence Day Artificial Intelligence Conference 2025 yang berlangsung di Harris Hotel Pontianak pada Rabu (27/8). Kegiatan ini digagas oleh Digital Creative Community (DICO) bersama Asosiasi Pengguna Artificial Intelligence Indonesia (APAII), serta mendapat dukungan penuh dari Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif.

AI Jadi Jembatan Pendidikan: Sekolah di Daerah Terpencil Kini Punya Akses Belajar Setara

Dalam forum tersebut, Linda Soleha, Pendamping Satuan Pendidikan sekaligus PIC Kurikulum Merdeka, menegaskan bahwa AI dapat menjadi solusi nyata untuk membuka akses pendidikan di wilayah dengan sumber daya terbatas. Menurutnya, teknologi mampu menghadirkan kesempatan belajar yang lebih setara, termasuk bagi sekolah-sekolah di pelosok.

“AI mampu menghadirkan kesempatan belajar yang lebih merata, bahkan untuk sekolah-sekolah di daerah terpencil. Dengan dukungan teknologi, siswa di pelosok pun dapat memperoleh pengalaman belajar yang setara dengan mereka yang ada di kota,” ujarnya.

Lebih lanjut, Linda menjelaskan bahwa AI Jadi Jembatan tidak hanya berfungsi sebagai penyedia materi digital, tetapi juga membuka akses bagi guru di daerah untuk mendapatkan referensi ajar terbaru. Dengan begitu, kualitas pengajaran tidak lagi bergantung pada keterbatasan buku maupun jumlah tenaga pendidik.

“Guru di daerah bisa mendapatkan referensi ajar terbaru, siswa bisa mengeksplorasi konten interaktif, dan sekolah tidak lagi bergantung penuh pada infrastruktur fisik. AI Jadi Jembatan solusi nyata untuk mengurangi kesenjangan pendidikan,” jelasnya.

Baca Juga : Independence Day AI Conference 2025: Peluang dan Strategi AI untuk Dunia Bisnis

Ia berharap pemanfaatan AI Jadi Jembatan dalam dunia pendidikan tidak sekadar dipandang sebagai tren teknologi, melainkan sebagai instrumen pemerataan. Sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka, penerapan teknologi ini diharapkan mampu memberikan fleksibilitas sekaligus keberpihakan pada kebutuhan siswa di seluruh penjuru Indonesia.