Example 160x600
Example 160x600
NewsLifestyle

Perayaan Malam Pergantian Tahun 2022-2023 Dihimbau Tanpa Petasan

×

Perayaan Malam Pergantian Tahun 2022-2023 Dihimbau Tanpa Petasan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KhatulistiwaHits.com–Perayaan malam pergantian tahun 2022-2023 diprediksi akan meriah karena dua tahun sebelumnya terhalang pandemi.

Meski diizinkan adanya keramaian, kepolisian meminta tidak ada penggunaan petasan.

“Kalau petasan tidak boleh,” ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo saat ditemui wartawan di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (22/12).

Dedi mengatakan, penggunaan petasan dilarang karena menyangkut keamanan dan keselamatan masyarakat. Perayaan pergantian tahun baru hanya boleh memakai kembang api.

Baca Juga:Nuansa Libur Akhir Tahun 2022 Sambil Nikmati Kuliner Khas Sumedang

“Istilahnya bunga api ya, kalau bunga api diizinkan dan prosesnya penggunaannya juga harus mulai proses perizinan,” ungkap Dedi.

Penggunaan kembang api juga tidak boleh sembarangan. Harus ada izin dari direktorat intelijen.

“Kalau bunga api boleh. Itu semua tetap proses pengawasan,” tutupnya.

Himbauan Tanpa Petasan Saat Perayaan Malam Pergantian Tahun

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memetakan sejumlah lokasi di Ibu Kota yang berpotensi sebagai tempat perayaan malam tahun baru. Tujuannya untuk mengurai konsentrasi kerumunan.

Perayaan Malam Pergantian Tahun

Baca Juga:Jelang Akhir Tahun 2022 Dengan Sederet Konser Musik

“Kami sedang mematangkan tempat dan beberapa yang teknis, karena selain dari tingkat provinsi nanti kami juga siapkan yang di tingkat wali kota,” kata Deputi Gubernur DKI Bidang Kebudayaan dan Pariwisata, Marullah Matali di Balai Kota Jakarta, Senin (5/12).

Selama ini, pusat konsentrasi massa saat malam tahun baru di antaranya di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Dia memperkirakan perayaan tahun baru berpotensi mengundang euforia karena dua tahun terkendala pandemi Covid-19. Sedangkan situasi pandemi saat ini masih tergolong terkendali meski perlu disesuaikan dengan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Adapun status PPKM selanjutnya ditetapkan pada 20 Desember 2022 hingga 2 Januari 2023.

“Kami lihat nanti. Kan ada instruksi, ada keputusan dari kementerian, dari pemerintah pusat berkaitan dengan ini, tentu itu akan jadi pertimbangan,” jelasnya.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *