Example 160x600
Example 160x600
TeknologiNews

Artificial Intelligence, Antara Manfaat Dan Ancaman

×

Artificial Intelligence, Antara Manfaat Dan Ancaman

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KhatulistiwaHits.com–Maraknya penggunaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Salah satu yang masih ramai jadi perbincangan saat ini ialah ChatGPT yang muncul pada November 2022 lalu.

Dari esensi teknologi, AI diharapkan dapat mempermudah hidup manusia di masa depan. Karena dengan AI, hal yang biasa dilakukan secara manual nanti memungkinkan dilakukan oleh sistem secara otomatis.

Artificial Intelligence
Aplikasi ChatGP (Foto:openAI)

Walaupun bisa memberi manfaat, tidak sedikit yang berpendapat bahwa AI bisa menjadi ancaman dalam peradaban manusia nantinya. Salah satu yang memiliki pandangan tersebut ialah CEO SpaceX dan Tesla serta pemilik Twitter, Elon Musk.

Dalam sebuah acara, Elon Musk mengatakan bahwa ChatGPT merupakan sebuah bukti bahwa perkembangan AI bisa sangat maju, saking majunya bisa menjadi kekhawatiran di masa depan.

Sebagai informasi, ChatGPT adalah sebuah chatbot buatan OpenAI yang diangap bisa mengerti bahasa manusia, serta menjawab berbagai pertanyaan manusia dengan bahasa yang natural dan mudah untuk dimengerti.

“AI adalah salah satu rsiko terbesar pada peradaban manusia di masa depan. Teknologi ini memang memberikan dampak positif, tapi juga memberikan dampak negatif yang sangat besar,” ujar Elon Musk.

Perkembangan Artificial Intelligence yang pesat melebihi ekspetasi

Musk melanjutkan bahwa dalam 10 tahun ke depan, perkembangan AI bisa sangat pesat dan sangat berguna bagi kehidupan manusia. Bahkan Musk menaksir kehadiran AI akan sama manfaatnya dengan adanya transportasi mobil, pesawat hingga obat-obatan.

Namun, ia berpendapat bahwa perkembangan AI bisa sangat berbahaya bagi manusia, karena bisa digunakan secara sewenang-wenang jika tidak ada regulasi yang mengatur teknologi tersebut.

Baca juga : 10 Ciri-ciri Handphone Disadap, dan Cara Mengatasinya

“Menurut saya kita harus membuat suatu regulasi yang mengatur keamanan atau pedoman untuk menggunakan AI, karena teknologi ini akan memiliki dampak yang sangat besar di masa depan, lebih besar dari mobil, pesawat atau obat-obatan,” jelasnya.

“Mungkin regulasi ini akan memperlambat pengembangan AI, namun ini bisa jadi hal baik supaya perkembangan AI tidak memiliki dampak buruk yang cukup besar bagi peradaban manusia,” imbuh Elon.(**KH)

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *