Example 160x600
Example 160x600
BeritaEvent

Usung Tema Transformasi Digital, UBSI Kampus Pontianak Gelar IT Bootcamp Untuk Cetak Talenta Digital

×

Usung Tema Transformasi Digital, UBSI Kampus Pontianak Gelar IT Bootcamp Untuk Cetak Talenta Digital

Sebarkan artikel ini
digital
Example 468x60

KhatulistiwaHits, Pontianak — Dalam rangka mencetak sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan Industri 5.0, Program Studi (Prodi) Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak menggelar kegiatan IT Bootcamp bertajuk “Transformasi Digital: Integrasi IoT dan Kecerdasan Buatan untuk Solusi Masa Depan”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (21/7) di Ruang Tengkawang Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, dan diikuti oleh mahasiswa semester 4 dan 6 Prodi Informatika UBSI kampus Pontianak.

Teknologi Cerdas Jadi Bekal Hadapi Dunia Kerja Digital

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Barat serta praktisi teknologi, yang memberikan pemaparan mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) dalam mendukung transformasi layanan publik dan kesiapan industri di era digital.

Ir. Eri Bayu Pratama, selaku Kepala Kampus UBSI kampus Pontianak menjelaskan bahwa IT Bootcamp ini merupakan bagian dari strategi pembelajaran yang mendekatkan mahasiswa pada realitas dunia industri dan teknologi terkini.

“IT Bootcamp ini merupakan langkah strategis membekali mahasiswa dengan pengetahuan teknologi terdepan yang sangat dibutuhkan industri saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kaprodi Informatika UBSI kampus Pontianak, Lisnawanty, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman praktik langsung kepada mahasiswa mengenai penerapan teknologi cerdas dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui IT Bootcamp, mahasiswa dapat menyaksikan dan merasakan langsung bagaimana IoT dan AI diimplementasikan dalam dunia nyata, sehingga mereka memiliki gambaran jelas tantangan yang akan dihadapi di dunia kerja,” jelasnya.

Dari pihak pemerintah daerah, Reza Afrizal, Kepala Bidang Aplikasi Informatika Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Barat, menjelaskan bagaimana instansinya telah menerapkan AI untuk mendukung birokrasi digital. Ia memaparkan transformasi dari e-government menuju smart government, termasuk pengembangan chatbot dan sistem monitoring posyandu berbasis IoT.

“AI bukan hanya konsep futuristik, tetapi sudah diimplementasikan untuk menyederhanakan birokrasi. Contohnya adalah chatbot Diska yang kami kembangkan untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi layanan pemerintah,” ungkap Reza.

Sesi dilanjutkan dengan demonstrasi teknologi dan hands-on project yang dipandu oleh Ir. Nanda Diaz Arizona, dosen UBSI sekaligus praktisi digital forensik, network analyst, dan pengembang sistem berbasis IoT.

“Kami ingin mahasiswa tak hanya paham teori, tetapi juga terampil secara teknis dalam menerapkan teknologi terkini, khususnya IoT dan AI,” terang Nanda saat memandu sesi praktik.

Baca juga: Ciptakan Sistem SEKAT, Mahasiswa UBSI Kampus Pontianak Tampilkan Inovasi Deteksi Banjir Berbasis IoT

Sebagai bentuk penghargaan, UBSI kampus Pontianak menyerahkan plakat kepada Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Barat dan memberikan sertifikat serta souvenir kepada para narasumber.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga siap bersaing di tengah percepatan transformasi digital nasional.(Tiara Sari)