Example 160x600
Example 160x600
Berita

Dukung Transformasi Digital, Dosen UBSI Kampus Pontianak Jajaki Kolaborasi dengan Diskominfo dan TP PKK Kalbar

×

Dukung Transformasi Digital, Dosen UBSI Kampus Pontianak Jajaki Kolaborasi dengan Diskominfo dan TP PKK Kalbar

Sebarkan artikel ini
Diskominfo
Example 468x60

KhatulistiwaHits.com,Pontianak — Langkah nyata menuju transformasi digital di lingkungan pemerintahan daerah kembali diwujudkan oleh dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Pontianak. Nanda Diaz Arizona dan Muhammad Iqbal, dosen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, melakukan audiensi strategis bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Barat serta Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalimantan Barat, pada Senin (27/4) di Kantor Diskominfo Kalbar.

Audiensi ini bertujuan menjajaki pengembangan sistem informasi yang diharapkan dapat memperkuat tata kelola organisasi TP PKK di tingkat provinsi. Pertemuan ini mempertemukan kedua dosen UBSI kampus Pontianak dengan Reza Afrizal, Kepala Bidang Aplikasi Informatika Diskominfo Kalbar, serta Yulia, Sekretaris TP PKK Provinsi Kalimantan Barat. Forum audiensi ini menjadi ruang dialog yang produktif, tempat kebutuhan nyata organisasi TP PKK di lapangan bertemu langsung dengan kapasitas teknologi yang dimiliki tim akademisi UBSI.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai kebutuhan pengembangan sistem dibahas secara mendalam. Pembahasan mencakup bagaimana teknologi informasi dapat dihadirkan untuk menyederhanakan alur kerja, mempercepat pelaporan, serta meningkatkan koordinasi antarjenjang kepengurusan TP PKK mulai dari tingkat provinsi hingga ke tingkat yang lebih bawah.

Dorong Transformasi Digital Lewat Kolaborasi dengan Diskominfo Kalbar

Reza Afrizal menyambut positif inisiatif kolaborasi ini dan menegaskan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan dengan lembaga pemerintah dalam mendorong percepatan transformasi digital di Kalimantan Barat.

“Kehadiran akademisi dalam proses pengembangan sistem pemerintahan adalah sesuatu yang kami dukung sepenuhnya. Kolaborasi seperti ini justru menghasilkan solusi yang lebih kontekstual dan tepat sasaran karena dibangun berdasarkan pemahaman yang mendalam terhadap kebutuhan lapangan,” ujar Reza dalam keterangan tertulis, Rabu (29/4).

Senada dengan itu, Yulia selaku Sekretaris TP PKK Provinsi Kalbar mengungkapkan harapannya agar sistem yang nantinya dikembangkan benar-benar mampu menjawab tantangan operasional yang selama ini dihadapi oleh organisasi.

“Kami berharap sistem ini kelak bisa menjadi tulang punggung pengelolaan data dan informasi TP PKK yang lebih tertib, transparan, dan mudah diakses oleh seluruh jajaran pengurus,” tutur Yulia.

Sementara itu, Nanda Diaz Arizona menegaskan bahwa audiensi ini bukan sekadar pertemuan pembuka, melainkan titik awal dari sebuah proses panjang yang akan dijalani dengan serius dan penuh tanggung jawab.

Baca juga : “Jadi Lebih Kebayang Mau Ngapain di Kampus”, Cerita Calon Mahasiswa UBSI Kampus Pontianak Ikut Workshop Digital Kreatif

“Kami datang bukan hanya membawa konsep, tetapi juga komitmen. Pengembangan sistem ini akan kami kawal dari tahap perencanaan hingga implementasi, memastikan setiap fitur yang dibangun benar-benar relevan dengan kebutuhan TP PKK Kalimantan Barat,” tegas Nanda.

Lisnawanty, Ketua Program Studi Informatika UBSI Kampus Pontianak, memberikan apresiasi atas inisiatif yang ditunjukkan oleh kedua dosennya dalam membangun jembatan antara dunia akademik dan kebutuhan nyata pemerintahan daerah.

“Inilah wujud konkret dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang kami emban. Dosen kami tidak hanya mengajar di kelas, tetapi juga hadir memberikan kontribusi teknologi yang berdampak langsung bagi masyarakat dan pemerintah Kalimantan Barat,” pungkas Lisna.

Kolaborasi antara UBSI Kampus Pontianak, Diskominfo Kalbar, dan TP PKK Provinsi Kalimantan Barat ini menjadi bukti bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis yang melampaui batas kampus, yakni sebagai mitra pembangunan daerah yang aktif dan relevan dalam era transformasi digital.