KhatulistiwaHits, Pontianak — Guna mendukung transformasi digital di sektor logistik, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak menyerahkan hibah sistem informasi kepada Commanditaire Vennootschap (CV) Babang Connection. Sistem yang diberi nama Sistem Informasi Pengelolaan Babang Kurir (SI-BAKUR) diserahkan di kantor Babang Kurir, Jl. Gst. M. Saleh Aliuddin, Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir pada Kamis (17/7).
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong mahasiswa untuk menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. SI-BAKUR merupakan hasil Tugas Akhir tiga mahasiswa UBSI kampus Pontianak, yakni Emil Aprilia, Muhammad Iqbal Alfaridzi, dan Sifa Aulia, dengan bimbingan Muhammad Sony Maulana dan Kartika Handayani.
SI-BAKUR dirancang menggantikan pencatatan manual yang selama ini digunakan Babang Kurir. Sistem ini mempermudah pengelolaan data pesanan, driver, omset, dan laporan keuangan secara lebih efisien dan terintegrasi.
Aplikasi Digital Dukung Layanan Pengiriman Lokal
Muhamad Ichfan Firdiansyah, Owner Babang Kurir, mengapresiasi kontribusi para mahasiswa.
“Kami berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa dan dosen yang telah menghadirkan solusi teknologi untuk mendukung operasional Babang Kurir. Kami berharap sistem ini bisa membantu kami memberikan layanan yang lebih cepat dan profesional kepada pelanggan,” ujarnya dalam keterangan rilis, Kamis (24/7).
Muhammad Sony Maulana selaku dosen pembimbing dan Ketua Program Studi (Kaprodi) Sistem Informasi UBSI kampus Pontianak berharap SI-BAKUR dapat diimplementasikan secara optimal dan menjadi awal kerja sama berkelanjutan.
“Dengan adanya sistem ini, diharapkan Babang Kurir semakin siap menghadapi dinamika kebutuhan logistik yang terus berkembang, khususnya di Kota Mempawah,” ungkapnya.
Melalui platform digital ini, operasional Babang Kurir diharapkan semakin optimal dan mampu memperkuat layanan pengiriman, khususnya dalam mendukung sektor kuliner serta usaha kecil menengah di Mempawah. SI-BAKUR juga diyakini dapat mempercepat proses kerja, meningkatkan akurasi pencatatan, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data real-time.(Siti Hafizah)
Baca juga: Literasi Pajak, Prodi Sistem Informasi Akuntansi UBSI dan DJP Kalbar Bentuk Tax Center















