Example 160x600
Example 160x600
Berita

Riset Semakin Dikenal, UBSI Tembus 50 Besar Nasional Versi SINTA

×

Riset Semakin Dikenal, UBSI Tembus 50 Besar Nasional Versi SINTA

Sebarkan artikel ini
riset
Example 468x60

KhatulistiwaHits, Pontianak – Momentum Wisuda ke-17 Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak yang digelar di Qubu Resort, Kubu Raya pada Rabu (12/11) menjadi lebih istimewa dengan diumumkannya sejumlah capaian membanggakan kampus. Dalam sambutannya, Rektor UBSI, Prof. Dr. Ir. Mochamad Wahyudi, M.Kom., MM., M.Pd., IPU., ASEAN Eng. memaparkan bahwa UBSI kini berhasil menembus peringkat ke-49 nasional dari 5.490 afiliasi perguruan tinggi di Indonesia dalam daftar Science and Technology Index (SINTA) milik Kemendikbudristek.

UBSI Tembus 50 Besar Nasional Versi SINTA

Capaian ini menandai kiprah UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif yang tidak hanya unggul dalam pengajaran berbasis teknologi, tetapi juga produktif dalam kegiatan riset dan publikasi ilmiah. Wahyudi menegaskan bahwa pencapaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen UBSI dalam membangun budaya penelitian yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

“UBSI terus berupaya memperkuat ekosistem riset terapan dengan mendorong dosen dan mahasiswa menghasilkan karya inovatif yang berdampak bagi masyarakat. Masuk dalam 50 besar nasional versi SINTA adalah hasil kerja keras seluruh civitas akademika,” ujar Wahyudi dalam sambutannya.

Selain capaian di SINTA, UBSI juga tercatat dalam 100 perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia, menempati peringkat ke-36 secara nasional dan ke-9 di wilayah DKI Jakarta. Pencapaian ini memperlihatkan konsistensi UBSI dalam meningkatkan kualitas riset, publikasi, dan kolaborasi akademik lintas daerah.

Baca juga: UBSI Mantapkan Langkah Jadi Kampus Riset dan Pengabdian melalui LPPM dan MBKM Riset

UBSI terus mengintegrasikan sistem pembelajaran modern dengan penelitian berbasis teknologi. Melalui fasilitas digital dan dukungan jaringan riset nasional, dosen serta mahasiswa UBSI aktif mempublikasikan karya ilmiah yang diakui di tingkat nasional maupun internasional.

Wahyudi menutup sambutannya dengan harapan agar UBSI terus berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan.

“Riset adalah fondasi kemajuan bangsa. UBSI akan terus berperan sebagai kampus vokasi unggul yang menggabungkan kreativitas, teknologi, dan penelitian untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Dengan berbagai prestasi tersebut, UBSI kian memperkuat reputasinya sebagai perguruan tinggi vokasi yang tak hanya melahirkan lulusan siap kerja, tetapi juga peneliti muda yang kompeten dan berintegritas di era digital.(Tiara Sari)