Example 160x600
Example 160x600
Film

Film Musikal “Rangga & Cinta” Siap Ramaikan Bioskop Indonesia

×

Film Musikal “Rangga & Cinta” Siap Ramaikan Bioskop Indonesia

Sebarkan artikel ini
film musikal
Example 468x60

Khatulistiwahits,Jakarta — Film musikal dalam dunia perfilman Indonesia kembali bergairah dengan hadirnya film romantis terbaru berjudul “Rangga & Cinta”, garapan sutradara muda berbakat Dimas Aria Pratama. Film ini resmi diumumkan akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 25 Oktober 2025, dan langsung mencuri perhatian publik setelah trailer-nya viral di media sosial.

Pemeran di film ini: El Putra Sarira sebagai Rangga, dan Leya Princy sebagai Cinta. Kombinasi keduanya disebut-sebut sebagai “pasangan baru paling realistis di layar lebar”. Trailer berdurasi dua menit itu menampilkan cuplikan kisah cinta yang intens, hangat, sekaligus penuh konflik emosional yang terasa dekat dengan kehidupan banyak anak muda zaman sekarang.

Film Musikal
Foto: (https://tirto.id/) Cuplikan film RANGGA & CINTA

“Rangga & Cinta” bercerita tentang pertemuan dua insan yang datang dari dunia berbeda. Rangga adalah fotografer freelance yang hidupnya keras di tengah persaingan kota, sedangkan Cinta adalah penulis muda yang baru saja kehilangan arah setelah gagal menerbitkan novelnya. Takdir mempertemukan mereka dalam sebuah proyek dokumenter yang mengubah hidup keduanya.

Meski premisnya tampak sederhana, film ini dikemas dengan gaya visual yang estetik dan sinematografi yang ciamik. Dimas Aria, sang sutradara, mengungkap bahwa ia ingin menghadirkan “film cinta yang jujur dan apa adanya, tanpa terlalu banyak bumbu dramatis.” Ia juga mengatakan bahwa inspirasi cerita datang dari pengalaman pribadinya melihat bagaimana hubungan modern sering kali retak bukan karena kebohongan, tapi karena ego dan kehilangan arah komunikasi.

Baca Juga: Misteri Film Kuasa Gelap yang akan Ditayangkan Pada Oktober 2024

Film ini juga mendapat perhatian berkat soundtrack orisinal berjudul “Berdua Tak Sempurna”, yang dinyanyikan oleh Isyana Sarasvati. Lagu ini menjadi trending di platform musik digital hanya sehari setelah perilisan trailernya. Liriknya yang sendu, ditambah aransemen musik yang megah, berhasil menambah kedalaman emosi dalam kisah Rangga dan Cinta.

Banyak netizen yang mengaku terharu setelah menonton trailer-nya. Di media sosial, tagar #RanggaCintaMovie sempat masuk daftar trending topic X (Twitter) selama dua hari berturut-turut. “Kayak ngaca sih. Film ini kayak ngingetin kita kalau cinta nggak selalu tentang happy ending,” tulis salah satu pengguna X.

Baca Juga:

Dari sisi teknis, film ini menampilkan visual Jakarta yang berbeda — lebih manusiawi, lebih hangat, dan tidak sekadar gemerlap. Beberapa adegan mengambil latar di kawasan Blok M, Kemang, hingga Pelabuhan Sunda Kelapa, menghadirkan nuansa urban yang otentik. Dimas menyebut, “Kami ingin menunjukkan keindahan kota bukan dari sudut turis, tapi dari mata dua orang yang sedang jatuh cinta dan terluka.”

Menariknya, chemistry antara Rizky Nazar dan Adhisty Zara disebut “tak bisa dipalsukan”. Bahkan, menurut gosip yang beredar di balik layar, keduanya tetap menjaga komunikasi intens selama proses syuting agar emosi dalam film terasa nyata. “Kami saling berbagi playlist, cerita, bahkan puisi. Semua itu membantu membangun koneksi yang tulus,” ungkap Adhisty Zara saat wawancara.

Selain unsur romantis, “Rangga & Cinta” juga menyoroti isu burnout di kalangan kreator muda — bagaimana ambisi, tekanan sosial, dan rasa takut gagal bisa memengaruhi hubungan personal. Hal ini membuat film terasa relevan dan dekat dengan realitas generasi milenial dan Gen Z saat ini.

Dengan segala daya tariknya, banyak pihak memprediksi “Rangga & Cinta” bakal menjadi salah satu film box office lokal terbesar di akhir tahun 2025. Tak sedikit yang membandingkannya dengan kesuksesan “Ada Apa Dengan Cinta?”, namun versi ini lebih matang dan membumi. Bahkan, sejumlah kritikus menyebut film ini sebagai “cermin emosional bagi generasi yang tumbuh di era digital namun kehilangan kedalaman dalam hubungan nyata.”

Tak berlebihan jika “Rangga & Cinta” disebut sebagai film romantis paling ditunggu tahun ini. Ia bukan sekadar cerita cinta dua anak manusia, tapi juga refleksi tentang keberanian mencintai di zaman yang serba cepat dan rapuh.(Cherish)