KhatulistiwaHits, Pontianak — Pelaksanaan Wisuda ke-17 Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak berlangsung lancar di Qubu Resort, Kubu Raya, pada Rabu (12/11), menghadirkan kebanggaan bagi seluruh lulusan. Pada momen ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menegaskan komitmennya dalam membangun karakter mahasiswa yang berintegritas.
Penegasan Anti Korupsi dan Anti Kekerasan
Dalam sambutannya, Kepala LLDikti Wilayah XI Kalimantan, Dr. Drs. Muhammad Akbar, menekankan pentingnya integritas dalam dunia pendidikan dan kehidupan sosial. Ia mengapresiasi UBSI dan para dosen yang telah memasukkan materi anti korupsi, anti kolusi, dan anti nepotisme dalam proses pembelajaran.
“Kami berterima kasih kepada rektor dan seluruh dosen yang telah konsisten menyampaikan materi tentang anti korupsi, anti kekerasan, dan anti intoleransi kepada mahasiswa,” ujarnya dalam sambutan.
Ia menegaskan bahwa materi-materi tersebut bukan sekadar pengetahuan, tetapi modal penting bagi lulusan ketika terjun ke masyarakat. Alumni UBSI diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu menolak praktik tidak etis dan menyebarkan nilai positif.
Baca juga: UBSI Luncurkan Program Transfer D3 ke S1, Buka Peluang Lanjutan Studi Bagi Lulusan Vokasi
Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa seorang sarjana harus mampu memilah informasi, terutama di era digital. Kemampuan berpikir ilmiah, menurutnya, akan melindungi mereka dari berita bohong dan polaritas yang dapat memecah belah masyarakat.
Pada prosesi ini, UBSI menunjukkan komitmennya untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga berprinsip dan beretika. Pesan integritas ini diharapkan menjadi bekal untuk menghadapi dunia kerja dan kehidupan sosial yang semakin kompleks.(Tiara Sari)















