KhatulistiwaHits, Pontianak – Untuk memperkuat kualitas kepemimpinan generasi muda, kegiatan workshop menjadi salah satu sarana penting dalam membentuk karakter dan kompetensi calon pemimpin masa depan. Sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas organisasi mahasiswa, perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak turut berpartisipasi dalam Workshop Manajemen Kepemimpinan bagi Organisasi Kepemudaan. Kegiatan ini diselenggarakan pada Jumat (14/11) di Hotel Trasera Pontianak, Jl. Gajah Mada No. 21, Benua Melayu.
Penguatan Kapasitas Kepemimpinan bagi Organisasi Mahasiswa
Workshop ini mengangkat materi “Membangun Kepemimpinan Muda yang Visioner, Inovatif, dan Berintegritas”, yang disampaikan oleh tiga narasumber berpengalaman: Alwa Rerizia, Nelly Kusnandar, dan Jamaludin M. Nur Tanggiling.
Dalam penyampaiannya, Alwa Rerizia menegaskan pentingnya pemimpin muda yang mampu beradaptasi.
“Pemimpin yang baik bukan hanya yang bisa memberikan arahan, tetapi juga yang mampu menyesuaikan diri dengan perubahan dan tetap memegang nilai integritas,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (14/11).
Sementara itu, Nelly Kusnandar menambahkan bahwa komunikasi menjadi elemen kunci dalam kepemimpinan.
“Banyak konflik organisasi muncul karena miskomunikasi. Pemimpin muda harus belajar menyampaikan pesan dengan jelas dan mendengarkan dengan empati,” tuturnya.
Melengkapi dua pemaparan sebelumnya, Jamaludin M. Nur Tanggiling memberikan perspektif mengenai makna kepemimpinan dalam konteks organisasi kepemudaan. Ia menekankan bahwa kepemimpinan berkaitan erat dengan kemampuan memberikan pengaruh positif.
“Kepemimpinan bukan tentang posisi, tetapi tentang pengaruh. Seorang pemimpin harus mampu memberi contoh dan menggerakkan orang lain dengan cara yang positif,” katanya
Tidak hanya teori, workshop ini juga menghadirkan simulasi dan tugas kolaboratif yang mengharuskan peserta bekerja sama dengan anggota kelompok yang sebelumnya belum saling mengenal. Aktivitas ini bertujuan mengasah kemampuan adaptasi, komunikasi interpersonal, dan kerja sama tim.
Delegasi BEM UBSI kampus Pontianak menunjukkan partisipasi aktif sepanjang kegiatan Kegiatan berlangsung tertib dan lancar dari awal hingga akhir. Seluruh peserta mampu menyelesaikan penugasan dalam bentuk diskusi kelompok, presentasi, maupun praktik kepemimpinan melalui simulasi.
Melalui keikutsertaan BEM UBSI kampus Pontianak dalam kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman lebih kuat mengenai peran strategis mereka sebagai pemimpin muda. Nilai visioner, inovatif, dan berintegritas yang ditekankan dalam workshop ini diharapkan dapat diterapkan dalam organisasi kampus maupun kegiatan kemasyarakatan, khususnya oleh mahasiswa UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif.(Tiara Sari)












