KhatulistiwaHits, Pontianak — Sinergi antara dunia pendidikan dan industri menjadi salah satu langkah penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan era digital. Kolaborasi ini juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman langsung dari dunia kerja. Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak menerima kunjungan dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui unit wilayahnya, Telkom Witel Kalimantan Barat (Kalbar), pada Selasa (10/3). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka audiensi sekaligus penjajakan kerja sama strategis antara dunia industri dan perguruan tinggi, khususnya bersama program studi serta BSI Career Center (BCC) UBSI kampus Pontianak.
Sinergi Kampus dan Industri, UBSI Kampus Pontianak Jajaki Kerja Sama dengan Telkom Witel Kalbar
Dalam kunjungan tersebut, Telkom Witel Kalbar diwakili oleh Muhammad Aswan selaku Manager Business Service Telkom bersama Raihan Anshari sebagai Account Manager Telkom. Kedatangan mereka disambut oleh jajaran pimpinan akademik UBSI Pontianak, yaitu Muhammad Sony Maulana (Kaprodi Sistem Informasi), Lisnawanty (Kaprodi Informatika), Raja Sabaruddin (Kaprodi Sistem Informasi Akuntansi), Eri Bayu Pratama selaku Kepala Kampus UBSI kampus Pontianak, serta Reza Maulana sebagai Koordinator BSI Career Center (BCC) UBSI kampus Pontianak.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah peluang kerja sama yang dapat mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa. Beberapa program yang menjadi fokus pembahasan antara lain penyelenggaraan seminar teknologi dan industri digital, program dosen praktisi dari Telkom, program magang mahasiswa, hingga rencana kunjungan industri ke fasilitas Telkom.
Manager Business Service Telkom, Muhammad Aswan, menyampaikan bahwa Telkom terbuka untuk menjalin kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi kebutuhan industri digital.
“Aspek kolaborasi antara kampus dan industri sangat penting. Kami melihat UBSI Pontianak memiliki potensi besar dalam mencetak talenta digital. Melalui kerja sama seperti seminar, dosen praktisi, hingga program magang, kami berharap mahasiswa dapat memperoleh pengalaman langsung dari dunia industri,” ujar Aswan dalam keterangan rilis yang diterima di Pontianak pada Rabu (11/3).
Selain membahas kerja sama akademik, pihak Telkom juga memperkenalkan sejumlah produk digital yang dapat dimanfaatkan oleh dunia pendidikan maupun sektor bisnis. Salah satunya adalah OCA Telkom (Omni Communication Assistant), yaitu platform komunikasi digital yang memungkinkan integrasi berbagai kanal komunikasi seperti WhatsApp, SMS, email, hingga media sosial dalam satu sistem terpadu.
Baca juga : UBSI Kampus Pontianak Perkuat Sinergi dengan Dunia Industri melalui Program Magang dan Dosen Praktisi Telkom
Telkom juga memperkenalkan Telkom Teams, sebuah solusi kolaborasi digital yang mendukung komunikasi tim, pengelolaan proyek, serta koordinasi kerja secara lebih efektif dalam satu platform digital.
Sementara itu, Koordinator BSI Career Center UBSI kampus Pontianak, Reza Maulana, menyambut positif peluang kerja sama tersebut. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan industri sangat penting untuk meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja.
“Melalui kerja sama ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan ilmu secara akademik di kelas, tetapi juga memperoleh wawasan dan pengalaman langsung dari dunia industri. Kami berharap program seperti magang, seminar, maupun dosen praktisi dapat memberikan nilai tambah bagi mahasiswa dalam mempersiapkan karier mereka setelah lulus,” ungkap Reza.
Ia menambahkan bahwa BSI Career Center UBSI kampus Pontianak akan terus menjalin kemitraan dengan berbagai perusahaan guna memperluas akses mahasiswa terhadap peluang karier dan pengembangan profesional.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi terjalinnya kerja sama berkelanjutan antara UBSI kampus Pontianak dan Telkom Witel Kalbar, khususnya dalam mendukung pengembangan talenta digital di Kalimantan Barat. (Indari)















