Example 160x600
Example 160x600
MusikTrending

Isyana Sarasvati Rilis Album Kelima “EKLEKTIKO”, Eksplorasi Musik Makin Liar lewat “BURN”

×

Isyana Sarasvati Rilis Album Kelima “EKLEKTIKO”, Eksplorasi Musik Makin Liar lewat “BURN”

Sebarkan artikel ini
Isyana Sarasvati
Example 468x60

Khatulistiwahits, Jakarta — Musisi sekaligus komposer Indonesia, Isyana Sarasvati, kembali menunjukkan transformasi artistiknya lewat perilisan album kelima bertajuk EKLEKTIKO. Album yang resmi meluncur pada 21 Mei 2026 itu menjadi proyek paling eksploratif dalam perjalanan kariernya, menghadirkan perpaduan rock, metal, elektronik, hingga nuansa R&B dalam satu semesta musikal yang kompleks dan emosional.

Album EKLEKTIKO dibangun sebagai proyek multichapter yang terbagi ke dalam empat fase berbeda: Lunora, MAMIU, Cecilia, dan ABADHI. Konsep tersebut memperlihatkan bagaimana Isyana tidak lagi sekadar menciptakan lagu, melainkan membangun dunia artistik dengan narasi dan identitas yang saling terhubung.

Salah satu trek yang paling mencuri perhatian adalah “BURN”. Lagu ini disebut sebagai representasi energi paling intens dari Isyana Sarasvati, memadukan nuansa rock dinamis dengan groove agresif dan elemen koreografi yang kuat. Dalam peluncuran album di kawasan Senayan, Jakarta, Isyana mengungkapkan bahwa “BURN” lahir dari sisi dirinya yang sangat kinestetik dan penuh energi.

Menariknya, “BURN” juga menjadi momen pertama Isyana tampil dengan konsep dance yang dominan. Video klip lagu tersebut melibatkan sekitar 60 penari latar, menciptakan visual teatrikal yang memperkuat karakter musiknya. Isyana bahkan menyebut lagu ini sebagai musik yang dirancang untuk menemani aktivitas fisik dan olahraga, namun tetap dibalut identitas metal khas dirinya.

Eksperimen tersebut memperlihatkan keberanian Isyana dalam menabrak batas genre. Jika sebelumnya ia dikenal lewat pop dan ballad elegan, kini Isyana semakin nyaman bermain di wilayah progressive rock dan metal modern dengan pendekatan yang lebih artistik serta sinematik.

Tidak hanya itu, Isyana juga mengaku penasaran jika suatu saat lagu-lagunya di EKLEKTIKO diubah menjadi versi “jedag-jedug” yang viral di media sosial. Pernyataan itu menunjukkan bahwa meski identik dengan musik kompleks dan eksperimental, Isyana tetap terbuka terhadap dinamika kultur digital modern.

Baca Juga: 15 Detik yang Mengubah Segalanya: Era Baru Musik Viral Telah Dimulai

Selain “BURN”, album ini juga menghadirkan lagu “Be Alright” yang menampilkan sisi berbeda Isyana. Dalam lagu tersebut, ia menggandeng Kamga dan menghadirkan nuansa R&B yang lebih ringan dan easy listening. Perpaduan ini membuat EKLEKTIKO terasa semakin berwarna karena setiap trek memiliki karakter emosional yang unik.

Perjalanan musik Isyana sendiri memang mengalami evolusi signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Setelah sukses besar di jalur pop, ia perlahan membangun identitas baru lewat eksplorasi progressive music, opera, hingga metal modern. Kini, melalui EKLEKTIKO, Isyana tampak semakin percaya diri menunjukkan bahwa musik tidak harus tunduk pada formula pasar.

Di tengah industri musik digital yang dipenuhi tren cepat dan lagu-lagu viral instan, langkah Isyana Sarasvati justru terasa berbeda. Ia memilih jalur eksplorasi artistik yang lebih personal, berani, dan penuh risiko. Namun justru dari keberanian itulah EKLEKTIKO berpotensi menjadi salah satu album Indonesia paling berkarakter pada 2026.

Album EKLEKTIKO kini sudah tersedia di berbagai platform streaming digital.**