Example 160x600
Example 160x600
Tech & EducationNews

Meta Luncurkan Pocket, Aplikasi AI yang Bisa Membuat Game Hanya dari Perintah Teks

105
×

Meta Luncurkan Pocket, Aplikasi AI yang Bisa Membuat Game Hanya dari Perintah Teks

Sebarkan artikel ini
Meta
Example 468x60

KhatulistiwaHits – Meta kembali memperluas inovasi di bidang kecerdasan buatan (AI). Kali ini, perusahaan resmi meluncurkan Pocket, sebuah aplikasi berbasis AI generatif yang memungkinkan siapa saja membuat game interaktif hanya dengan mengetikkan deskripsi atau perintah teks (prompt). Kehadiran Pocket menjadi langkah terbaru Meta dalam menghadirkan teknologi AI yang lebih mudah diakses oleh masyarakat luas, bahkan bagi mereka yang tidak memiliki kemampuan pemrograman.

Aplikasi ini mengusung konsep “vibe coding”, yaitu pendekatan pembuatan aplikasi atau game menggunakan bahasa alami tanpa harus menulis kode secara manual. Dengan kata lain, pengguna cukup menjelaskan ide permainan yang diinginkan, lalu AI akan menghasilkan mini game yang dapat langsung dimainkan.

Apa Itu Pocket?

Pocket adalah platform kreatif yang memungkinkan pengguna membuat, memainkan, dan membagikan pengalaman interaktif berbasis AI, yang oleh Meta disebut sebagai “gizmo”.

Sebuah gizmo dapat berupa mini game, simulasi sederhana, atau pengalaman interaktif lainnya yang dibuat secara otomatis berdasarkan instruksi pengguna. Misalnya, pengguna dapat menulis prompt seperti:

“Buatkan game di mana seekor kucing harus mengumpulkan bintang sambil menghindari robot di luar angkasa.”

Dalam hitungan detik, AI akan menghasilkan permainan yang dapat langsung dicoba dan dibagikan kepada pengguna lain.

Tidak Perlu Bisa Coding

Salah satu keunggulan utama Pocket adalah kemudahan penggunaannya.

Selama ini, membuat game membutuhkan keahlian dalam pemrograman, desain grafis, animasi, hingga pengembangan antarmuka. Dengan Pocket, sebagian besar proses tersebut ditangani oleh AI.

Hal ini membuka peluang bagi:

  • kreator konten,
  • pelajar,
  • pendidik,
  • desainer,
  • hingga masyarakat umum,

untuk membuat game interaktif tanpa harus mempelajari bahasa pemrograman terlebih dahulu.

Bisa Bermain dan Berbagi Karya

Pocket bukan hanya alat pembuat game, tetapi juga memiliki elemen media sosial.

Meta menghadirkan feed tempat pengguna dapat menjelajahi, memainkan, memberikan apresiasi, dan membagikan berbagai gizmo buatan komunitas. Konsep ini menjadikan Pocket sebagai perpaduan antara platform kreatif dan jejaring sosial, di mana ide-ide baru dapat menyebar dengan cepat.

Dengan pendekatan tersebut, Meta berharap semakin banyak pengguna yang berpartisipasi menciptakan konten interaktif berbasis AI.

Masih Diluncurkan Secara Bertahap

Meski sudah tersedia di Google Play Store dan Apple App Store, Pocket belum dapat diakses di seluruh dunia.

Meta menyatakan peluncuran dilakukan secara bertahap, sehingga ketersediaannya bergantung pada wilayah masing-masing pengguna. Sejumlah laporan menyebutkan aplikasi ini pertama kali diuji di beberapa negara sebagai bagian dari fase awal pengembangan dan evaluasi.

Strategi Besar Meta di Dunia AI

Peluncuran Pocket merupakan bagian dari strategi Meta untuk memperluas penggunaan AI generatif di berbagai produknya.

Sebelumnya, Meta telah menghadirkan berbagai teknologi AI seperti chatbot Meta AI, model gambar Muse Image, serta model multimodal Muse Spark 1.1 yang ditujukan bagi pengembang. Kehadiran Pocket memperlihatkan bahwa Meta kini juga serius memasuki ranah pembuatan konten interaktif dan game berbasis AI.

Langkah ini menempatkan Meta dalam persaingan langsung dengan perusahaan lain yang mengembangkan platform AI kreatif untuk pembuatan aplikasi, video, hingga dunia virtual.

Masa Depan Pengembangan Game?

Pocket menunjukkan bagaimana AI mulai mengubah proses pengembangan game. Jika sebelumnya membuat sebuah permainan membutuhkan tim pengembang dan waktu berbulan-bulan, kini AI mampu membantu menghasilkan prototipe hanya dalam hitungan menit.

Baca Juga: Apple Resmi Rilis Public Beta iOS 27, MacOS 27, dan Sistem Operasi Terbaru Lainnya, Ini Cara Mencobanya

Meski kualitas game yang dihasilkan masih tergolong sederhana, teknologi seperti Pocket diperkirakan akan mempercepat lahirnya generasi baru kreator digital yang dapat mewujudkan ide tanpa hambatan teknis.

Bagi Meta, Pocket bukan sekadar aplikasi baru, melainkan bagian dari visi besar untuk menjadikan AI sebagai alat kreativitas yang dapat digunakan siapa saja. Jika terus berkembang, platform ini berpotensi mengubah cara orang membuat, memainkan, dan membagikan pengalaman interaktif di masa depan.