Khatulistiwahits.com, Pontianak — Perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari mendorong mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif untuk turut meningkatkan literasi digital masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Character Building bertajuk “Implementasi Nilai Character Building melalui Kampanye Edukasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) di Ruang Publik” yang digelar pada Minggu (28/6) di kawasan Car Free Day (CFD) Museum Pontianak, mulai pukul 06.00 hingga 11.00 WIB.
Mahasiswa Informatika UBSI Kampus Pontianak Ajak Warga Kenali AI Lewat Kampanye Edukasi di Ruang Publik
Dipimpin Imam Sugiharto bersama delapan mahasiswa lainnya, kegiatan ini dikemas secara komunikatif dan humanis. Tim membuka stan kampanye edukasi sekaligus mengajak pengunjung CFD berdiskusi secara santai mengenai perkembangan AI, pengalaman menggunakan teknologi tersebut, serta berbagai peluang dan tantangan yang muncul di tengah pesatnya transformasi digital.
Melalui observasi dan wawancara ringan, mahasiswa menemukan beragam pemahaman masyarakat terhadap penggunaan AI. Sejumlah pengunjung mengaku telah memanfaatkan teknologi tersebut untuk membantu pekerjaan, menyusun dokumen, mencari informasi, menerjemahkan bahasa, hingga mendukung proses pembelajaran. Namun, masih terdapat masyarakat yang belum memahami cara memanfaatkan AI secara optimal serta pentingnya memperhatikan etika dan literasi digital dalam penggunaannya.
Tidak hanya berdiskusi, mahasiswa juga membagikan brosur edukasi dan memperkenalkan sejumlah aplikasi AI yang dapat dimanfaatkan secara gratis untuk mendukung produktivitas. Pengunjung juga diberikan kesempatan untuk bertanya mengenai cara kerja AI, manfaatnya dalam berbagai bidang, serta langkah menggunakan teknologi tersebut secara aman, kritis, dan bertanggung jawab.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Imam Sugiharto, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya literasi digital.
“Artificial Intelligence sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk mengenal AI secara lebih dekat melalui diskusi yang santai dan terbuka. Harapannya, masyarakat tidak hanya memahami manfaat AI, tetapi juga mampu menggunakannya secara bijak, bertanggung jawab, dan tetap kritis terhadap informasi yang diperoleh,” ujar Imam dalam keterangan rilis yang diterima di Pontianak Minggu (28/7).
Baca Juga : Tingkatkan Kesadaran Siber, Indari Krisnayanti Beri Tanggapan Usai Ikuti Diskusi Publik
Antusiasme pengunjung terlihat dari banyaknya masyarakat yang bersedia meluangkan waktu untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai penggunaan AI. Suasana CFD yang terbuka dan interaktif membuat kegiatan edukasi berlangsung secara informal, sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima dengan lebih mudah oleh masyarakat.
Bagi mahasiswa, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengimplementasikan nilai-nilai Character Building, seperti komunikasi efektif, kerja sama tim, kepedulian sosial, empati, serta kemampuan membangun hubungan positif dengan masyarakat. Keterlibatan langsung di ruang publik memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam menerapkan pengetahuan sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan literasi digital.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata melalui penerapan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam memperkenalkan pemanfaatan teknologi AI secara bijak sekaligus membangun kesadaran digital di ruang publik. (Safika)















