Khatulistiwahits.com, Pontianak — Berawal dari penelitian skripsi, mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif berhasil mengembangkan sistem notifikasi agenda kegiatan berbasis web untuk mendukung penyebaran informasi di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sambas. Sistem tersebut diserahkan secara resmi kepada Diskominfo Kabupaten Sambas pada Senin (3/8).
Dari Skripsi Menjadi Solusi Digital, Mahasiswa Informatika UBSI Kampus Pontianak Serahkan Sistem Notifikasi Agenda kepada Diskominfo Sambas
Inovasi tersebut dikembangkan oleh mahasiswa Informatika, Iqbal, melalui penelitian berjudul “Implementasi Firebase Cloud Messaging (FCM) dan WhatsApp Gateway untuk Optimasi Notifikasi Agenda Kegiatan Berbasis Web pada Diskominfo Kabupaten Sambas.” Sistem dirancang untuk membantu menyampaikan informasi agenda kegiatan secara lebih cepat, tepat, dan terintegrasi melalui notifikasi aplikasi serta pesan WhatsApp.
Kegiatan serah terima hasil penelitian tersebut diwakili oleh Tri Nugroho selaku Operator Layanan Operasional Bidang Penyelenggara E-Government Diskominfo Kabupaten Sambas. Penyerahan ini menjadi bagian dari upaya mendorong hasil penelitian mahasiswa agar tidak berhenti sebagai karya akademik, tetapi dapat diimplementasikan untuk menjawab kebutuhan nyata di lingkungan pemerintahan.
Ketua Program Studi Informatika UBSI kampus Pontianak, Lisnawanty, menyampaikan apresiasi terhadap hasil penelitian mahasiswa yang dinilai mampu memberikan solusi bagi kebutuhan transformasi digital instansi pemerintah.
“Kami sangat mengapresiasi hasil penelitian yang dikembangkan mahasiswa karena mampu menjawab kebutuhan instansi dalam pengelolaan dan penyebaran informasi kegiatan. Melalui implementasi teknologi FCM dan WhatsApp Gateway, sistem ini menjadi bukti bahwa skripsi tidak hanya menghasilkan laporan akademik, tetapi juga solusi yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat dan instansi pemerintah,” ujar Lisnawanty dalam keterangan rilis yang diterima di Pontianak Senin (31/8).
Baca Juga : Bangun Karir Digital, Jurusan Informatika UBSI Kampus Pontianak Siap Jadi Solusi Masa Depan
Dosen pembimbing, Wahyu Nugraha, menjelaskan bahwa pengembangan sistem dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan pengguna agar informasi agenda dapat diterima secara lebih efektif melalui kanal komunikasi digital.
“Pemanfaatan teknologi notifikasi real-time menjadi kebutuhan penting di era digital. Sistem yang dikembangkan memungkinkan informasi kegiatan diterima pengguna secara lebih cepat melalui berbagai kanal komunikasi. Harapannya, solusi ini dapat meningkatkan efektivitas koordinasi dan penyebaran informasi di lingkungan Diskominfo Kabupaten Sambas,” ungkap Wahyu Nugraha.
Sementara itu, Tri Nugroho menyambut baik inovasi yang dihasilkan mahasiswa UBSI. Menurutnya, sistem tersebut memiliki relevansi dengan kebutuhan operasional Diskominfo dalam menyampaikan informasi agenda kegiatan secara cepat dan efisien.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada UBSI, khususnya Program Studi Informatika, atas kontribusi yang diberikan melalui penelitian ini. Sistem notifikasi yang dikembangkan sangat relevan dengan kebutuhan kami dalam menyampaikan informasi agenda kegiatan secara cepat dan efisien. Semoga kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” ujarnya.
Baca Juga : Informatika Digital Expo 2026 di UBSI Pontianak, Ajang Inovasi Mahasiswa dan Teknologi Masa Depan
Penggunaan Firebase Cloud Messaging (FCM) memungkinkan sistem memberikan notifikasi secara langsung kepada pengguna, sementara WhatsApp Gateway menjadi kanal tambahan untuk menyampaikan informasi melalui aplikasi pesan yang banyak digunakan dalam komunikasi sehari-hari. Integrasi kedua teknologi tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kecepatan penyampaian informasi sekaligus mendukung koordinasi kegiatan di lingkungan instansi.
Bagi mahasiswa, proses pengembangan hingga penyerahan sistem menjadi pengalaman untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam kebutuhan dunia kerja. Hasil penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa karya akademik dapat dikembangkan menjadi solusi teknologi yang memiliki nilai guna bagi instansi pemerintah.
Melalui implementasi hasil skripsi ini, Program Studi Informatika UBSI kampus Pontianak terus mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya yang inovatif, aplikatif, dan relevan dengan perkembangan teknologi. Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI berkomitmen memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia kerja melalui pengembangan riset terapan yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat maupun instansi pemerintahan. (Safika)












