Example 160x600
Example 160x600
Pendidikan

LPPM UBSI Kampus Pontianak Gelar Workshop SLR untuk Roadmap Penelitian Menuju Publikasi Jurnal Internasional

14
×

LPPM UBSI Kampus Pontianak Gelar Workshop SLR untuk Roadmap Penelitian Menuju Publikasi Jurnal Internasional

Sebarkan artikel ini
LPPM UBSI
Example 468x60

Khatulistiwahits, Pontianak — Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Pontianak kembali menggelar kegiatan penguatan riset bagi dosen melalui Workshop SLR bertajuk “Mengembangkan Roadmap Penelitian Menuju Publikasi Jurnal Internasional”, Kamis (23/10/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan LPPM UBSI Kampus Pontianak dalam memperkuat kualitas riset serta mendorong dosen agar lebih siap menembus publikasi pada jurnal-jurnal bereputasi internasional, sejalan dengan tuntutan akademik yang semakin mengedepankan produktivitas ilmiah sebagai indikator kinerja dosen dan akreditasi program studi.

Kegiatan yang berlangsung di Kampus UBSI Pontianak ini diikuti oleh dosen dari berbagai program studi di lingkungan UBSI Kampus Pontianak. Workshop ini menjadi tindak lanjut dari rangkaian kegiatan penguatan riset sebelumnya, dengan fokus membekali dosen kemampuan menyusun roadmap penelitian yang jelas dan terarah, mulai dari perumusan topik, penentuan tahapan riset jangka pendek dan jangka panjang, hingga strategi menembus jurnal internasional yang sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing.

Bertindak sebagai narasumber, Latifah, SE, MM, memaparkan secara mendalam langkah-langkah praktis dalam menyusun roadmap penelitian yang sistematis dan aplikatif. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa keberhasilan publikasi pada jurnal bereputasi internasional tidak lepas dari perencanaan penelitian yang matang sejak tahap awal, bukan sesuatu yang dapat dicapai secara instan maupun tanpa arah yang jelas.

“Roadmap penelitian yang jelas akan membantu dosen menentukan arah riset jangka panjang, bukan sekadar menghasilkan satu artikel untuk kebutuhan sesaat, tetapi membangun rekam jejak penelitian yang berkelanjutan dari waktu ke waktu. Dengan roadmap yang matang, setiap penelitian yang dilakukan akan saling terhubung dan memperbesar peluang diterima di jurnal internasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyusunan roadmap penelitian juga perlu memperhatikan sejumlah aspek penting, seperti tren riset terkini di bidang keilmuan masing-masing, ketersediaan data dan sumber daya pendukung, kesesuaian topik dengan scope dan fokus jurnal yang dituju, hingga pemetaan jurnal-jurnal internasional yang relevan sejak awal perencanaan. Menurutnya, langkah ini penting agar proses penulisan hingga submission dapat berjalan lebih efisien, terarah, dan tidak menempuh jalan coba-coba yang memakan waktu lama.

Dalam kesempatan tersebut, Latifah juga memperkenalkan metode PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) sebagai pendekatan yang dapat digunakan dosen dalam menyusun Systematic Literature Review (SLR) secara lebih sistematis dan terstandar. Ia menjelaskan bahwa PRISMA menyediakan alur kerja yang jelas, mulai dari tahap identifikasi literatur, penyaringan (screening), penilaian kelayakan (eligibility), hingga penyusunan hasil akhir yang siap dianalisis, sehingga proses SLR yang dilakukan dosen memiliki dasar metodologis yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

“Dengan mengikuti alur PRISMA, dosen memiliki panduan yang jelas dan terukur dalam menyaring ribuan literatur menjadi sejumlah artikel yang benar-benar relevan dengan topik penelitian. Selain membuat proses SLR lebih transparan, penggunaan PRISMA juga menjadi nilai tambah tersendiri saat naskah diajukan ke jurnal internasional, karena banyak jurnal bereputasi yang mensyaratkan kejelasan metodologi tinjauan pustaka semacam ini,” jelasnya.

Kegiatan berlangsung secara interaktif, dengan sejumlah dosen aktif berdiskusi mengenai penyusunan roadmap penelitian masing-masing, termasuk bagaimana menyelaraskan topik penelitian yang sedang dijalankan dengan rencana jangka panjang, serta strategi memilih jurnal internasional yang sesuai dengan bidang keilmuan dan rekam jejak publikasi masing-masing dosen.

Baca Juga: Mahasiswa UBSI Melaju ke Tingkat Nasional NUDC 2025, Bukti Kiprah Kampus Digital Kreatif di Dunia Akademik

Melalui kegiatan ini, LPPM UBSI Kampus Pontianak berharap dosen semakin percaya diri dan terarah dalam merencanakan penelitian, sehingga mampu meningkatkan jumlah maupun kualitas publikasi ilmiah pada jurnal bereputasi internasional. Lebih jauh, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat budaya riset yang terstruktur dan berkelanjutan di lingkungan Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Pontianak, sekaligus menjadi bekal bagi dosen dalam menghadapi persaingan akademik yang semakin kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.