Example 160x600
Example 160x600
PendidikanLocal News

Bekali Generasi Digital Sejak Dini, Prodi Sistem Informasi UBSI Pontianak Gelar Workshop Membangun Chatbot AI Berbasis n8n untuk Calon Mahasiswa Baru

7
×

Bekali Generasi Digital Sejak Dini, Prodi Sistem Informasi UBSI Pontianak Gelar Workshop Membangun Chatbot AI Berbasis n8n untuk Calon Mahasiswa Baru

Sebarkan artikel ini
Generasi Digital
Example 468x60

Khatulistiwahits, Pontianak – Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) terus menjadi motor utama transformasi digital di berbagai sektor. Menjawab perkembangan tersebut, Program Studi Sistem Informasi Kampus Kota Pontianak, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menyelenggarakan Workshop Teknologi dan AI bertajuk “Membangun Chatbot Asisten Virtual dengan n8n: Dari Otomasi Workflow hingga Integrasi AI” pada 8–9 Juli 2026 di Aula Kampus UBSI Pontianak.

Workshop ini menjadi salah satu rangkaian utama Sistem Informasi EXPO 2026 dan secara khusus diperuntukkan bagi 35 calon mahasiswa baru yang akan memulai perkuliahan pada September 2026. Melalui kegiatan ini, peserta diajak mengenal lebih awal dunia teknologi informasi yang akan mereka pelajari di bangku kuliah, sekaligus merasakan pengalaman belajar berbasis praktik bersama praktisi yang kompeten di bidangnya.

Menghadirkan Agung Sasongko, dosen sekaligus praktisi Universitas Bina Sarana Informatika, workshop membahas konsep pembangunan chatbot modern menggunakan n8n, sebuah platform otomasi workflow yang kini banyak dimanfaatkan untuk mengintegrasikan berbagai layanan digital dengan teknologi Artificial Intelligence.

Bekali
Mahasiswa baru antusias mengikuti Workshop Ai yang dilaksanakan oleh Prodi SI

Tidak hanya mempelajari konsep dasar, peserta juga memperoleh pengalaman langsung mengenai bagaimana merancang alur otomatisasi (workflow automation), menghubungkan berbagai aplikasi digital, hingga membangun asisten virtual berbasis AI yang mampu membantu proses bisnis secara lebih efektif dan efisien. Materi disampaikan secara bertahap melalui demonstrasi dan praktik sehingga peserta dapat memahami implementasi teknologi AI dalam berbagai kebutuhan nyata.

Suasana workshop berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta aktif mengikuti setiap sesi praktik, mencoba membangun workflow sederhana, berdiskusi mengenai perkembangan teknologi AI, serta menggali peluang penerapan chatbot pada dunia pendidikan, bisnis, pelayanan publik, maupun kewirausahaan digital.

Dalam penyampaian materinya, Agung Sasongko, M.Kom, menegaskan bahwa kemampuan memanfaatkan AI kini menjadi kompetensi penting yang perlu dimiliki oleh generasi muda.

“Saat ini AI bukan lagi sekadar tren teknologi, melainkan telah menjadi bagian dari berbagai aktivitas dan proses bisnis. Yang terpenting bukan hanya mampu menggunakan AI, tetapi memahami bagaimana mengintegrasikan teknologi tersebut untuk menciptakan solusi yang efektif dan memberikan nilai tambah. Melalui n8n, siapa pun dapat mulai membangun otomasi dan chatbot cerdas tanpa harus memulai dari sesuatu yang rumit,” jelas Agung.

Ia juga mengapresiasi semangat belajar para calon mahasiswa baru yang dinilai memiliki rasa ingin tahu tinggi terhadap perkembangan teknologi.

“Saya melihat antusiasme peserta sangat luar biasa. Mereka tidak hanya ingin mengetahui cara kerja AI, tetapi juga ingin memahami bagaimana teknologi tersebut dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai persoalan nyata. Semangat seperti inilah yang menjadi modal penting bagi mahasiswa ketika memasuki dunia perkuliahan nantinya,” tambahnya.

Workshop ini tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga menjadi pengalaman pertama bagi sebagian besar peserta dalam memanfaatkan teknologi otomasi berbasis AI. Salah seorang peserta, Rizky Pratama, calon mahasiswa baru Program Studi Sistem Informasi, mengaku sangat terkesan dengan materi yang disampaikan.

“Awalnya saya mengira membuat chatbot membutuhkan kemampuan pemrograman yang sangat rumit. Setelah mengikuti workshop ini, saya jadi memahami bahwa ada banyak platform yang dapat membantu membangun solusi berbasis AI secara lebih mudah. Kegiatan ini membuat saya semakin yakin memilih Program Studi Sistem Informasi karena pembelajarannya mengikuti perkembangan teknologi terbaru,” ungkapnya.

Workshop ini sekaligus memperkenalkan budaya pembelajaran yang diterapkan di Program Studi Sistem Informasi Kampus Kota Pontianak, yaitu mengedepankan praktik, inovasi, serta pemanfaatan teknologi terkini sebagai bagian dari proses pendidikan. Peserta juga memperoleh kesempatan berdiskusi langsung dengan narasumber, memperluas wawasan mengenai perkembangan industri digital, serta mendapatkan gambaran mengenai kompetensi yang dibutuhkan di era transformasi digital.

Baca Juga: Informatika Digital Expo 2026 di UBSI Pontianak, Ajang Inovasi Mahasiswa dan Teknologi Masa Depan

Melalui penyelenggaraan workshop bertema “Membangun Chatbot Asisten Virtual dengan n8n: Dari Otomasi Workflow hingga Integrasi AI”, Program Studi Sistem Informasi Kampus Kota Pontianak kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan zaman. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi calon mahasiswa baru untuk memasuki dunia perkuliahan dengan semangat berinovasi, kemampuan adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta kesiapan menjadi talenta digital yang mampu menciptakan solusi bagi masyarakat dan dunia industri.

Dengan menghadirkan materi yang aplikatif, narasumber berpengalaman, dan pendekatan pembelajaran berbasis praktik, workshop ini menjadi bukti bahwa Program Studi Sistem Informasi UBSI Pontianak tidak hanya mempersiapkan mahasiswa menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta inovasi yang siap berkontribusi dalam ekosistem digital Indonesia.