Example 160x600
Example 160x600
Berita

Sinkronisasi Kurikulum Prodi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Informatika UBSI Libatkan 89 Pemangku Kepentingan

14
×

Sinkronisasi Kurikulum Prodi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Informatika UBSI Libatkan 89 Pemangku Kepentingan

Sebarkan artikel ini
Sinkronisasi
Example 468x60

Khatulistiwahits, Jakarta, 2 Agustus 2023 — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) terus berkomitmen meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan tinggi melalui penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sinkronisasi Kurikulum Fakultas Teknik dan Informatika Universitas Bina Sarana Informatika yang dilaksanakan pada 2 Agustus 2023.

Kegiatan sinkronisasi kurikulum ini menjadi salah satu langkah strategis UBSI dalam memastikan kurikulum yang diterapkan pada program studi di lingkungan Fakultas Teknik dan Informatika senantiasa selaras dengan perkembangan teknologi, kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), serta tuntutan kompetensi lulusan di dunia kerja.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh 89 pemangku kepentingan, yang terdiri atas 16 orang mitra DUDI dan alumni, serta 73 orang dosen dan pemangku kepentingan di lingkungan Fakultas Teknik dan Informatika Universitas Bina Sarana Informatika. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif yang lebih komprehensif dalam proses evaluasi dan pengembangan kurikulum.

Kegiatan Sinkronisasi Kurikulum dipimpin oleh Dr. Didi Rosiyadi, M.Kom selaku Dekan Fakultas Teknik dan Informatika. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini menjadi ruang diskusi antara unsur akademik dan para pemangku kepentingan eksternal untuk memperoleh masukan terkait kompetensi yang dibutuhkan oleh lulusan ketika memasuki dunia profesional.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Rektor Universitas Bina Sarana Informatika. Dalam pembukaannya, disampaikan pentingnya keterlibatan pemangku kepentingan dalam pengembangan kurikulum perguruan tinggi agar proses pendidikan tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan nyata di dunia kerja.

Sinkronisasi kurikulum juga menjadi bagian penting dalam menjaga relevansi pembelajaran dengan perubahan teknologi yang berlangsung secara cepat. Perkembangan teknologi informasi, transformasi digital, kebutuhan industri terhadap kompetensi baru, serta perubahan karakteristik pekerjaan menuntut perguruan tinggi untuk melakukan evaluasi kurikulum secara berkelanjutan.

Melalui forum tersebut, dosen dan pengelola program studi mendapatkan kesempatan untuk memperoleh masukan langsung dari mitra industri dan alumni mengenai kompetensi, pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan yang perlu diperkuat dalam proses pembelajaran.

Salah satu peserta yang turut memberikan perspektif dari sisi industri sekaligus alumni adalah Felix Antony, yang merupakan alumni Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Kota Pontianak dan saat ini bekerja di Telkom Jakarta.

Kehadiran Felix Antony menjadi salah satu bentuk keterlibatan alumni dalam memberikan masukan terhadap pengembangan kurikulum. Pengalaman yang diperoleh setelah memasuki dunia kerja dapat menjadi bahan evaluasi bagi perguruan tinggi untuk melihat kesesuaian antara kompetensi yang diberikan selama masa perkuliahan dengan kebutuhan profesional di lapangan.

Keterlibatan alumni yang telah bekerja di industri juga memberikan gambaran mengenai perkembangan kompetensi yang dibutuhkan perusahaan, khususnya pada bidang sistem informasi dan teknologi informasi. Masukan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan bagi program studi dalam memperkuat materi pembelajaran, metode pembelajaran, maupun kompetensi lulusan.

Selain alumni, keterlibatan mitra DUDI memberikan perspektif langsung mengenai kebutuhan tenaga kerja dari sisi pengguna lulusan. Hal ini penting untuk memastikan lulusan UBSI memiliki kompetensi yang relevan dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta dinamika lingkungan kerja.

Sinkronisasi kurikulum tidak hanya dipandang sebagai kegiatan evaluasi dokumen kurikulum, tetapi juga sebagai proses membangun keselarasan antara dunia akademik, dunia industri, alumni, dan kebutuhan masyarakat.

Dalam forum tersebut, berbagai masukan dari pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam proses pengembangan kurikulum Fakultas Teknik dan Informatika. Diskusi diarahkan pada bagaimana program studi dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan profesi, kemampuan berpikir kritis, kemampuan memecahkan masalah, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi.

Keterlibatan 89 pemangku kepentingan menunjukkan bahwa proses pengembangan kurikulum dilakukan dengan mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak. Kolaborasi antara dosen, mitra DUDI, alumni, dan pemangku kepentingan lainnya diharapkan dapat memperkuat hubungan antara proses pendidikan tinggi dengan kebutuhan dunia profesional.

Bagi Fakultas Teknik dan Informatika UBSI, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk terus melakukan continuous improvement terhadap penyelenggaraan pendidikan. Kurikulum tidak hanya disusun berdasarkan perspektif internal perguruan tinggi, tetapi juga mempertimbangkan perkembangan kompetensi dan kebutuhan yang berkembang di masyarakat dan industri.

Melalui kegiatan Sinkronisasi Kurikulum ini, Universitas Bina Sarana Informatika menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas lulusan melalui kurikulum yang adaptif dan relevan.

Masukan dari mitra DUDI dan alumni menjadi salah satu sumber penting dalam memastikan kompetensi lulusan memiliki keterkaitan dengan kebutuhan dunia kerja. Sementara itu, keterlibatan dosen dan pemangku kepentingan internal menjadi bagian dari proses akademik untuk menerjemahkan masukan tersebut ke dalam proses pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik masing-masing program studi.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 2 Agustus 2023 tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kurikulum Fakultas Teknik dan Informatika UBSI serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dengan dunia industri.

Baca Juga: Daftar Sekarang! MTryout College Scholarship Batch 2 Buka Pendaftaran untuk Siswa SMA Sederajat dan Dapatkan Beasiswa Hingga 100%.

Dengan adanya kolaborasi yang berkelanjutan antara UBSI, mitra DUDI, dan alumni, pengembangan kurikulum diharapkan semakin responsif terhadap perubahan teknologi dan kebutuhan kompetensi profesional, sehingga proses pendidikan dapat terus menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan untuk berkontribusi di dunia kerja.

Universitas Bina Sarana Informatika terus berupaya menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan dengan perkembangan zaman melalui kolaborasi, evaluasi, dan pengembangan kurikulum secara berkelanjutan.