Khatulistiwahits.com, Pontianak — Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) kerap dianggap sebagai ukuran utama keberhasilan mahasiswa. Namun, memasuki dunia kerja, kemampuan akademik perlu diimbangi dengan pengalaman, keterampilan, serta kesiapan menghadapi lingkungan profesional.
Bukan Hanya IPK, Ini Bekal yang Perlu Disiapkan Mahasiswa untuk Karier
Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif dapat mengembangkan kemampuan tersebut melalui organisasi, kepanitiaan, seminar, pelatihan, hingga program magang. Berbagai aktivitas tersebut menjadi ruang untuk melatih komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, dan kemampuan menyelesaikan masalah.
Di tengah perkembangan teknologi digital, keterampilan teknis juga semakin dibutuhkan. Pengolahan data, desain grafis, digital marketing, pemrograman, hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dapat menjadi kompetensi tambahan yang membantu mahasiswa menghadapi kebutuhan industri.
Pengalaman magang turut memberikan gambaran mengenai dunia profesional. Mahasiswa dapat belajar memahami tanggung jawab pekerjaan, budaya perusahaan, sekaligus membangun relasi dengan praktisi di bidang yang diminati.
Selain itu, personal branding melalui LinkedIn maupun portofolio digital dapat dimanfaatkan untuk menampilkan kemampuan dan karya. Jejak digital yang dikelola dengan baik dapat menjadi bagian dari profil profesional mahasiswa ketika memasuki proses rekrutmen.
Meski demikian, IPK tetap menjadi bagian dari pencapaian akademik mahasiswa. Karena itu, pengembangan diri perlu berjalan beriringan dengan prestasi akademik agar mahasiswa memiliki bekal yang lebih beragam saat memasuki dunia kerja.
Bagi mahasiswa UBSI, masa perkuliahan dapat dimanfaatkan untuk memperkaya pengalaman, mengasah keterampilan, dan membangun portofolio. Bekal tersebut dapat membantu lulusan beradaptasi dengan kebutuhan profesional yang terus berkembang. (Safika)













