Khatulistiwahits.com, Pontianak – Mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif, Eprendi, menyerahkan aplikasi Sistem Informasi Penjualan dan Pelayanan Optik berbasis web kepada Optik Inti Pontianak. Aplikasi tersebut merupakan hasil penelitian skripsi yang dirancang untuk mendukung digitalisasi operasional optik pada Kamis (3/9).
Skripsi Berdampak, Mahasiswa Informatika UBSI Kampus Serahkan Aplikasi Sistem Informasi kepada Optik Inti
Penelitian berjudul “Pengembangan Sistem Informasi Penjualan dan Pelayanan Optik Berbasis Web dengan Integrasi Data Refraksi Mata pada Optik Inti Pontianak” tersebut menghadirkan sejumlah fitur, mulai dari pengelolaan produk dan stok lensa, transaksi penjualan, pencatatan hasil pemeriksaan mata, hingga pemantauan pengerjaan kacamata dan pengiriman pesanan.
Salah satu fitur yang menjadi bagian penting dalam sistem adalah integrasi data refraksi mata. Aplikasi dapat mencatat parameter SPH, CYL, dan Axis untuk mata kanan (OD) serta kiri (OS), dilengkapi validasi data dan pengelolaan inventaris lensa. Sistem juga terhubung dengan pembayaran melalui Midtrans dan pelacakan pengiriman menggunakan JNE.
Serah terima aplikasi berlangsung di Optik Inti Pontianak dan diterima langsung oleh pemiliknya, Jong Kiam. Ia menyambut baik penerapan sistem tersebut sebagai langkah untuk mendukung pengelolaan operasional optik secara lebih terstruktur.
Sementara itu, Lisnawanty selaku Kaprodi Informatika UBSI kampus Pontianak sekaligus dosen pembimbing skripsi menilai implementasi hasil penelitian menjadi bentuk nyata pemanfaatan ilmu mahasiswa.
“Penelitian skripsi tidak seharusnya berhenti sebagai dokumen akademik semata. Melalui implementasi langsung kepada mitra, mahasiswa dapat membuktikan bahwa ilmu yang diperoleh selama perkuliahan mampu menghasilkan solusi yang aplikatif terhadap permasalahan di lapangan,” ungkap Lisnawanty.
Penerapan aplikasi tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan karya akademik untuk menjawab kebutuhan dunia usaha. Bagi mahasiswa, proses tersebut juga memberikan pengalaman dalam menerapkan kemampuan pengembangan sistem pada kebutuhan pengguna secara langsung. (Safika)












