Khatulistiwahits.com, Pontianak — Konsistensi dalam menjalani perkuliahan mengantarkan Wadzifa meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,00 sebagai wisudawan terbaik Program Studi Informatika (S1) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif. Prestasi tersebut diumumkan dalam prosesi Wisuda ke-18 UBSI kampus Pontianak Periode Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 yang berlangsung di Hotel Novotel Pontianak, Ruang Lotus 2, Sabtu (7/11).
Raih IPK 4,00, Wadzifa Buktikan Konsistensi Belajar dan Dukungan Orang Tua Berbuah Prestasi
Sebagai bagian dari angkatan pertama Program Studi Informatika UBSI kampus Pontianak, Wadzifa menjalani perkuliahan dengan mengutamakan kedisiplinan. Ia berusaha hadir dalam setiap pertemuan, mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh, serta mengembangkan pemahaman melalui belajar mandiri, seminar, workshop, dan sertifikasi.
Meski dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan tidak terlalu aktif bertanya di kelas, Wadzifa tetap berusaha memahami materi dengan caranya sendiri. Ia juga pernah dipercaya menjadi ketua kelas dan senang membantu teman-temannya memahami materi perkuliahan.
“Kuncinya adalah konsistensi. Selama delapan semester saya berusaha hadir di setiap perkuliahan, tidak pernah bolos, dan mengerjakan setiap tugas dengan sungguh-sungguh,” ungkap Wadzifa dalam keterangan rilis yang diterima di Pontianak Sabtu (7/11).
Baca Juga : Suasana Haru dan Bahagia Warnai Wisuda Ke-14 Universitas BSI Kampus Kota Pontianak
Kini, selain berhasil meraih IPK 4,00, Wadzifa juga telah bekerja sebagai operator sekolah. Pencapaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan untuk terus mengembangkan kemampuan, khususnya di bidang teknologi informasi.
Bagi Wadzifa, setiap mahasiswa memiliki cara belajar yang berbeda. Ia memilih untuk mengenali metode belajar yang paling sesuai dengan dirinya, kemudian menjalankannya secara disiplin dan konsisten.
“Setiap orang punya cara belajar masing-masing. Kenali cara terbaikmu, jalani dengan konsisten dan disiplin, dan manfaatkan setiap kesempatan untuk belajar,” pesannya.
Selain menyelesaikan pendidikan dengan IPK 4,00, Wadzifa juga telah bekerja sebagai operator sekolah. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanannya untuk terus mengembangkan kemampuan, terutama dalam bidang teknologi informasi.
Baca Juga : Bella Pesta: Salah Satu Wisudawan Terbaik Universitas BSI Pontianak 2024
Pencapaian sebagai wisudawan terbaik menjadi salah satu langkah penting dalam perjalanan akademik dan profesional Wadzifa. Ia ingin terus meningkatkan kemampuan serta memanfaatkan pengetahuan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di UBSI kampus Pontianak.
Kisah Wadzifa menunjukkan bahwa prestasi tidak selalu ditentukan oleh seberapa aktif seseorang tampil di ruang kelas, tetapi juga melalui kedisiplinan, konsistensi, dan kemauan untuk terus belajar. Perjalanan selama delapan semester tersebut menjadi bekal baginya untuk menghadapi tantangan dan peluang di masa depan. (Safika)















