Khatulistiwahits.com, Pontianak — Kebahagiaan atas keberhasilan anak menyelesaikan pendidikan tinggi menjadi momen berharga bagi setiap keluarga. Hal tersebut dirasakan Ngatinem, ibu dari Amini Prihastuti, wisudawan terbaik Program Studi Informatika (S1) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif. Amini berhasil meraih IPK 3,91 dengan nilai tugas akhir 93 dalam prosesi Wisuda ke-18 UBSI kampus Pontianak yang berlangsung di Hotel Novotel Pontianak, Ruang Lotus 2, Sabtu (7/11).
Impian Kakak Jadi Motivasi, Keluarga Bangga Amini Raih Predikat Wisudawan Terbaik UBSI
Bagi Ngatinem, melihat putrinya berhasil menyelesaikan pendidikan dengan hasil terbaik merupakan kebahagiaan sekaligus rasa syukur yang tidak ternilai. Selama menjalani perkuliahan, Amini melewati berbagai proses yang membutuhkan ketekunan dan tanggung jawab.
Sebagai orang tua, Ngatinem berusaha memberikan dukungan melalui doa dan semangat, terutama ketika Amini menghadapi kesibukan dalam menyelesaikan tugas-tugas perkuliahan.
“Sebagai orang tua, saya selalu berusaha memberikan dukungan berupa doa, dan selalu memberikan semangat ketika ia sedang menyelesaikan tugas-tugasnya,” ungkap Ngatinem dalam keterangan rilis yang diterima di Pontianak Sabtu (7/11).
Baca Juga : Cinta Laura Inspirasi Anak Muda, Segudang Prestasi
Dukungan keluarga juga datang dari kakak Amini yang merupakan alumni UBSI tahun 2019. Sosok kakak menjadi salah satu motivasi terbesar dalam perjalanan pendidikan Amini. Keinginan untuk mewujudkan impian kakaknya yang dahulu ingin meraih predikat wisudawan terbaik menjadi cerita tersendiri di balik pencapaian tersebut.
Selain itu, sosok almarhum ayahnya, Mundiyar, juga menjadi bagian penting dalam kenangan dan perjalanan keluarga. Keberhasilan Amini pun memiliki makna lebih dari sekadar prestasi akademik karena menjadi bentuk rasa terima kasih atas perjuangan dan dukungan keluarga selama ini.
“Bagi kami, pencapaian ini memiliki makna hasil dari perjuangan, doa, dan dukungan selama ini,” Tutur Ngatinem.
Setelah Amini berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi, Ngatinem berharap putrinya dapat memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan dan bidang ilmu yang telah dipelajari. Ia juga berharap pencapaian tersebut menjadi awal bagi Amini untuk membangun masa depan yang lebih baik.
“Kami juga berharap dia bisa menjadi pribadi yang sukses, rendah hati, dan selalu bersyukur atas setiap pencapaian yang diperoleh,” katanya.
Baca Juga : Maudy Ayunda Sosok Segudang Prestasi, Inspirasi Bagi Sobat Muda
Bagi keluarga, keberhasilan Amini bukan hanya tentang predikat wisudawan terbaik, tetapi juga tentang proses panjang yang telah dilalui dengan doa dan dukungan bersama. Pencapaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus harapan agar Amini dapat terus berkembang, meraih cita-cita, dan memberikan manfaat bagi orang-orang di sekitarnya. (Safika)















