Example 160x600
Example 160x600
Berita

Tips dan Trik Memilih Laptop untuk Kuliah di Prodi Sistem Informasi

×

Tips dan Trik Memilih Laptop untuk Kuliah di Prodi Sistem Informasi

Sebarkan artikel ini
laptop
Example 468x60

KhatulistiwaHits, Pontianak – Di era digital, laptop bukan lagi sekadar perangkat pendukung, melainkan sudah menjadi kebutuhan utama bagi mahasiswa, khususnya yang menempuh studi di Program Studi Sistem Informasi.

Muhammad Sony Maulana, Ketua Program Studi (Kaprodi) Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak, yang aktif membimbing mahasiswa dalam pengembangan sistem, aplikasi, dan penelitian berbasis teknologi, kerap menerima pertanyaan, “Pak, laptop seperti apa yang cocok untuk kuliah di jurusan Sistem Informasi?”

Panduan Praktis Bagi Mahasiswa Sistem Informasi Agar Tidak Salah Pilih Laptop

Menjawab pertanyaan tersebut, Sony membagikan beberapa tips memilih laptop yang tepat bagi mahasiswa Sistem Informasi, dengan mempertimbangkan kebutuhan akademik, efisiensi, dan ketahanan perangkat.

1. Pahami Kebutuhan Kuliah

Sistem Informasi adalah bidang multidisiplin yang memadukan pemrograman, manajemen data, desain sistem, dan analisis bisnis. Laptop akan digunakan untuk beragam aktivitas seperti menulis laporan, mengerjakan coding (Visual Studio, Python, Java, dll.), mendesain UI/UX, mengelola database (MySQL, Oracle, PostgreSQL), hingga menjalankan virtualisasi dan software manajemen proyek.

2. Perhatikan Spesifikasi Minimal

Agar perangkat awet hingga lulus, Sony merekomendasikan spesifikasi minimal berikut:

  • Prosesor: Intel Core i5 generasi ke-10 ke atas (hindari seri U/Ultra Low Power) atau AMD Ryzen 7.

  • RAM: Minimal 16 GB untuk multitasking dan virtual machine.

  • Penyimpanan: SSD minimal 512 GB (hindari HDD untuk kinerja optimal).

  • Layar: 14 inci atau lebih, resolusi Full HD.

  • Sistem Operasi: Windows 11 atau Linux Ubuntu bagi yang berminat.

3. Utamakan Daya Tahan dan Mobilitas

Mahasiswa sering membawa laptop ke kampus, laboratorium, atau tempat kerja kelompok. Pilihlah laptop dengan bobot di bawah 2 kg, baterai tahan minimal 6–8 jam, desain ringkas, dan keyboard yang nyaman digunakan dalam waktu lama.

4. Pastikan Kompatibilitas Software Perkuliahan

Laptop harus mampu menjalankan software penting seperti Microsoft Office, Google Workspace, VS Code, XAMPP, Laragon, NetBeans, Android Studio, Figma, Canva, Adobe XD, MySQL, SQL Yog, Workbench, DBeaver, serta VirtualBox atau VMware.

5. Jangan Terpaku pada Merek

Sony mengingatkan, tampilan luar dan merek bukan faktor utama. Lebih penting memperhatikan kualitas komponen, layanan purna jual, serta keberadaan service center di kota masing-masing. Pastikan juga ada garansi resmi.

6. Sesuaikan dengan Budget

Harga laptop ideal untuk mahasiswa Sistem Informasi berkisar Rp7–11 juta. Jika dana terbatas, bisa memilih laptop bekas dengan spesifikasi minimal Intel Core i5, RAM 8 GB (bukan seri U), generasi 6–8, dengan harga Rp3–4,5 juta. Ini cukup untuk 1,5 tahun pertama perkuliahan ketika aktivitas coding dan database masih ringan.

Baca juga: Tablet Rasa Laptop Terbaru Huawei MatePad 11.5 Resmi dirilis di Indonesia.

Sebagai catatan, Sony menegaskan agar mahasiswa tidak membeli laptop gaming hanya untuk kuliah, kecuali memang ingin fokus pada pengembangan game. “Pilihlah laptop yang sesuai kebutuhan akademik, bukan sekadar gaya hidup,” pesannya.(Tiara Sari)