KhatulistiwaHits, Pontianak — Memahami teknologi saja tidak cukup. Generasi muda juga perlu mengetahui cara memanfaatkannya secara tepat untuk mendukung proses belajar, mengembangkan kreativitas, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja yang terus berkembang. Semangat itulah yang terlihat dari para calon mahasiswa yang mengikuti Workshop Digital Kreatif di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak pada Sabtu (13/6).
Bertempat di ruang kelas UBSI kampus Pontianak, kegiatan ini menghadirkan pembelajaran interaktif tentang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dipadukan dengan praktik langsung. Para peserta tidak hanya mendapatkan wawasan baru mengenai perkembangan teknologi, tetapi juga mencoba secara langsung berbagai cara memanfaatkan AI untuk mendukung aktivitas belajar dan pengembangan diri.
Belajar Langsung Memanfaatkan AI
Sejak kegiatan dimulai, peserta tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan. Mereka aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, hingga mencoba berbagai fitur AI yang diperkenalkan oleh narasumber.
Salah satu peserta, Arifin, mengaku mendapatkan pengalaman baru yang membuka wawasannya mengenai pemanfaatan AI dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga: Dosen dan Mahasiswa UBSI Wakili Indonesia dalam Global Youth Congress 2026 di Thailand
“Workshop ini memberikan wawasan baru bagi saya tentang pemanfaatan AI. Saya jadi lebih memahami cara menggunakan AI untuk mendukung proses belajar dan mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan dunia kerja yang semakin digital,” ungkap Arifin.
Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan gambaran bahwa teknologi dapat dimanfaatkan secara positif apabila digunakan dengan pemahaman yang tepat.
Mengenal AI untuk Pendidikan dan Dunia Kerja
Dalam workshop tersebut, Muhamad Syarif membawakan materi bertajuk Mengenal dan Menerapkan AI dalam Kehidupan, Pendidikan, dan Dunia Kerja. Ia menjelaskan bahwa AI kini telah menjadi bagian dari berbagai aktivitas masyarakat dan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas maupun kompetensi diri.
Peserta diperkenalkan dengan berbagai contoh penerapan AI yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa, mulai dari membantu proses belajar, mencari referensi, mengembangkan ide kreatif, hingga mendukung persiapan memasuki dunia kerja.
“AI bukan lagi teknologi masa depan, tetapi sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Karena itu, calon mahasiswa perlu memahami cara memanfaatkan AI secara bijak untuk mendukung proses belajar, pengembangan diri, dan persiapan memasuki dunia kerja,” ujar Syarif.
Baca juga: Kabar Baik! Alumni D3 UBSI Kampus Pontianak Kini Bisa Lanjut S1 Transfer Tanpa Harus Keluar Kota
Prompt Engineering Jadi Keterampilan Penting
Selain memahami pemanfaatan AI, peserta juga mendapatkan materi Prompt Engineering untuk Mahasiswa: Cara Berkomunikasi Efektif dengan AI yang disampaikan oleh Dedi Saputra.
Melalui materi tersebut, peserta diajak memahami pentingnya menyusun instruksi atau prompt yang jelas dan tepat agar AI mampu menghasilkan informasi yang lebih relevan sesuai kebutuhan pengguna.
Kegiatan juga dilengkapi dengan praktik langsung sehingga peserta dapat mencoba berbagai teknik penyusunan prompt untuk mendukung aktivitas akademik maupun pengembangan ide kreatif.
“Kemampuan menggunakan AI tidak hanya soal mengetik pertanyaan, tetapi juga bagaimana menyusun prompt yang tepat. Dengan prompt yang baik, AI dapat menjadi alat bantu yang efektif untuk belajar, mencari ide, hingga meningkatkan produktivitas,” jelas Dedi.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus menghadirkan kegiatan yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Melalui Workshop Digital Kreatif ini, calon mahasiswa tidak hanya diperkenalkan pada dunia perkuliahan, tetapi juga dibekali keterampilan yang dapat membantu mereka beradaptasi dan berkembang di era digital.(Siti Hafizah)















