Example 160x600
Example 160x600
Berita

Dosen UBSI Kampus Pontianak Kenalkan Gamifikasi Pembelajaran untuk Guru SLB di Kubu Raya

4
×

Dosen UBSI Kampus Pontianak Kenalkan Gamifikasi Pembelajaran untuk Guru SLB di Kubu Raya

Sebarkan artikel ini
Gamifikasi
Example 468x60

Khatulistiwahits.com, Pontianak — Perkembangan teknologi membuka berbagai peluang bagi dunia pendidikan untuk menghadirkan proses pembelajaran yang lebih interaktif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Melihat peluang tersebut, dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema pemanfaatan gamifikasi dalam pembelajaran pada Sabtu (6/6) di SLBN Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Dosen UBSI Kampus Pontianak Kenalkan Gamifikasi Pembelajaran untuk Guru SLB di Kubu Raya

Kegiatan ini diikuti sekitar 100 guru dan tenaga pendidik dari berbagai Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kabupaten Kubu Raya. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kebutuhan pendidik terhadap inovasi pembelajaran berbasis teknologi yang dapat diterapkan untuk mendukung proses pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

Tim PkM UBSI kampus Pontianak terdiri atas Reza Maulana, Yoki Firmansyah, Siti Nurdiani, dan Kamal Reza. Dalam kegiatan tersebut, Reza Maulana menjadi narasumber utama yang memberikan materi mengenai pemanfaatan website dan aplikasi digital untuk menerapkan konsep gamifikasi dalam proses pembelajaran.

Para peserta diperkenalkan dengan berbagai platform digital yang dapat digunakan untuk membuat kuis interaktif, tantangan pembelajaran, sistem penghargaan (reward), hingga aktivitas belajar berbasis permainan. Guru juga mendapatkan kesempatan menyaksikan demonstrasi penggunaan sejumlah aplikasi yang dapat diterapkan secara langsung dalam kegiatan belajar mengajar.

Reza Maulana menjelaskan bahwa gamifikasi bukan sekadar memasukkan unsur permainan ke dalam pembelajaran. Lebih dari itu, pendekatan tersebut dapat menjadi strategi untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan peserta didik melalui pengalaman belajar yang lebih menarik.

“Gamifikasi bukan sekadar menghadirkan permainan dalam pembelajaran, tetapi bagaimana guru mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, interaktif, dan bermakna bagi peserta didik, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus. Dengan memanfaatkan berbagai website dan aplikasi pembelajaran digital, guru dapat menyusun materi yang lebih adaptif sesuai karakteristik siswa sehingga mereka lebih termotivasi untuk belajar,” ujar Reza dalam keterangan rilis yang diterima di Pontianak Sabtu (6/6).

Baca Juga : Dosen Universitas BSI Adakan Pengabdian Masyarakat di Kampung Baca Tanjung Saleh: Penerapan Budaya Digital untuk Meningkatkan Literasi Digital 2024

Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini juga membuat berbagai platform pembelajaran semakin mudah digunakan. Guru tidak selalu harus memiliki kemampuan pemrograman untuk dapat memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran.

“Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, kami berharap para guru SLB dapat memperoleh wawasan dan keterampilan baru dalam memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran. Semoga materi yang kami bagikan dapat menjadi inspirasi untuk menciptakan proses belajar yang lebih inovatif, menyenangkan, dan mampu meningkatkan kualitas pendidikan inklusif di Kabupaten Kubu Raya maupun daerah lainnya di Kalimantan Barat,” tambah Reza.

Baca Juga : Mahasiswa UBSI Kampus Pontianak Tanamkan Etika Islami kepada Siswa MIN 3 Lewat Program Pengabdian Masyarakat

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta turut berbagi pengalaman mengenai tantangan yang dihadapi dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing. Diskusi juga membahas strategi penerapan gamifikasi yang dapat disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan anak berkebutuhan khusus.

Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan dapat mengembangkan metode pembelajaran yang lebih kreatif dengan memanfaatkan teknologi secara tepat. Gamifikasi juga dapat menjadi alternatif untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan sekaligus mendorong peserta didik untuk lebih aktif terlibat dalam proses pembelajaran.

Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI kampus Pontianak terus mendorong pemanfaatan teknologi untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, dosen dan akademisi UBSI berupaya berbagi pengetahuan sekaligus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. (Safika)