Example 160x600
Example 160x600
Berita

Guru Informatika di Pontianak Dibekali Koding dan Kecerdasan Buatan oleh Dosen UBSI

×

Guru Informatika di Pontianak Dibekali Koding dan Kecerdasan Buatan oleh Dosen UBSI

Sebarkan artikel ini
Guru Informatika
Example 468x60

KhatulistiwaHits.com — Guna menjawab tantangan pendidikan di era digital, dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) dari Program Studi Sistem Informasi memberikan pelatihan intensif mengenai penerapan bahan ajar Koding dan Kecerdasan Buatan (KKA) kepada guru-guru Informatika se-Kota Pontianak. Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi terkini ke dalam proses belajar mengajar.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tersebut berlangsung sejak 12 September hingga 11 Oktober 2025 dan diketuai oleh Muhammad Sony Maulana. Sejumlah dosen turut terlibat aktif dalam kegiatan ini sebagai bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

Dosen UBSI Bekali Guru Informatika Pontianak dengan Materi Koding dan AI

Dalam pelatihan, para dosen memperkenalkan metode pembelajaran interaktif dan inovatif. Materi mencakup pemanfaatan AI-based learning tools, pengenalan block-based coding, serta penerapan konsep dasar machine learning sederhana yang dapat diadaptasi pada pembelajaran tingkat SMA dan SMK. Para peserta juga mendapatkan modul bahan ajar KKA yang siap digunakan di ruang kelas.

“Kegiatan ini diharapkan dapat membekali guru Informatika agar lebih siap menghadapi perkembangan teknologi yang pesat, terutama di bidang kecerdasan buatan,” ujar Muhammad Sony Maulana.

“Guru memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda agar melek teknologi. Kami berharap para guru dapat membawa semangat inovasi dan adaptasi teknologi ke ruang kelas.”

Baca juga : AI Bukan Sekadar Alat, UBSI Kampus Pontianak Tanamkan Etika Digital bagi Mahasiswa

Pelatihan ini mendapat sambutan antusias dari para guru yang berasal dari berbagai sekolah di Kota Pontianak. Mereka mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan wawasan baru dan bahan ajar yang relevan dengan implementasi Kurikulum Merdeka berbasis digital.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Sistem Informasi UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat, khususnya di bidang teknologi informasi dan komunikasi.