Example 160x600
Example 160x600
Berita

HangOut Campus Online UBSI Kampus Pontianak Kupas Prospek Kuliah Akuntansi di Era AI

3
×

HangOut Campus Online UBSI Kampus Pontianak Kupas Prospek Kuliah Akuntansi di Era AI

Sebarkan artikel ini
HangOut Campus Online
Example 468x60

Khatulistiwahits.com, Pontianak — Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin mengubah cara berbagai profesi bekerja, termasuk di bidang akuntansi. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan di kalangan generasi muda, apakah kuliah akuntansi masih memiliki prospek menjanjikan di tengah pesatnya perkembangan teknologi? Menjawab pertanyaan tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menggelar HangOut Campus Online yang disiarkan secara langsung melalui akun TikTok @ubsi_pontianak pada Rabu (19/8). Kegiatan ini mengusung tema “Kuliah Akuntansi di Era AI: Masih Worth It Nggak?”.

HangOut Campus Online UBSI Kampus Pontianak Kupas Prospek Kuliah Akuntansi di Era AI

Diskusi menghadirkan Raja Sabaruddin selaku Ketua Program Studi Sistem Informasi Akuntansi UBSI kampus Pontianak sebagai narasumber. Sementara itu, kegiatan dipandu oleh Nadya Kumalasary, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Akuntansi.

Melalui sesi diskusi interaktif, calon mahasiswa dan generasi muda diajak memahami relevansi pendidikan akuntansi di tengah perkembangan teknologi AI yang semakin pesat. Pembahasan juga menyoroti perubahan dunia kerja serta peluang karier yang dapat dimanfaatkan oleh lulusan akuntansi di masa depan.

Dalam pemaparannya, Raja Sabaruddin menjelaskan bahwa perkembangan AI tidak serta-merta menggantikan peran akuntan. Teknologi justru dapat menjadi alat bantu untuk meningkatkan efisiensi pekerjaan, sementara kemampuan manusia dalam melakukan analisis, memahami kondisi bisnis, dan mengambil keputusan tetap memiliki peran penting.

“AI bukan pengganti akuntan, melainkan alat bantu yang mempercepat proses kerja. Di masa depan, perusahaan tetap membutuhkan sumber daya manusia yang mampu melakukan analisis, pengambilan keputusan, serta memahami aspek bisnis secara menyeluruh. Karena itu, lulusan akuntansi yang menguasai teknologi akan memiliki nilai tambah yang sangat besar,” ujar Raja dalam keterangan rilis yang diterima di Pontianak Rabu (19/8).

Baca Juga : Hangout Campus Online UBSI Kampus Pontianak Bahas Peluang Prestasi hingga Bekal Hadapi Masa Depan

Selain membahas prospek karier, Raja juga menjelaskan berbagai kompetensi yang perlu dipersiapkan oleh mahasiswa akuntansi agar mampu beradaptasi dengan perubahan dunia kerja. Kemampuan tersebut meliputi analisis data, pemanfaatan perangkat lunak akuntansi, serta pemahaman terhadap teknologi digital yang mendukung transformasi bisnis modern.

“Mahasiswa akuntansi saat ini perlu memiliki kemampuan yang lebih luas. Tidak cukup hanya memahami pencatatan dan laporan keuangan, tetapi juga harus mampu memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari proses kerja dan pengambilan keputusan,” tambahnya.

Baca Juga : Ngobrol Santai tapi Berbobot, Prodi Informatika UBSI Kampus Pontianak Siap Gelar Hangout Campus Online di TikTok

Antusiasme audiens terlihat dari berbagai pertanyaan yang disampaikan selama siaran berlangsung. Sejumlah topik seperti kegiatan mahasiswa di UBSI, sertifikasi kompetensi, peluang karier, tantangan dunia kerja, hingga kesiapan menghadapi era digital menjadi bagian dari diskusi yang menarik perhatian peserta.

Melalui kegiatan HangOut Campus Online, UBSI kampus Pontianak berharap calon mahasiswa dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai dunia perkuliahan dan peluang karier di bidang akuntansi. Kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya kampus dalam menghadirkan informasi pendidikan yang relevan, mudah diakses, dan dekat dengan kebutuhan generasi muda.

Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus berkomitmen menghadirkan ruang diskusi edukatif yang menghubungkan dunia pendidikan dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan industri. Melalui kegiatan seperti HangOut Campus Online, generasi muda diharapkan semakin siap melihat perubahan teknologi bukan sebagai ancaman, melainkan sebagai peluang untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing di masa depan. (Safika)