Khatulistiwahits.com, Pontianak — Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi Akuntansi (HIMASA) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif mengikuti Workshop Mobile Journalism (MoJo) yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta bekerja sama dengan American Corner Pontianak di Universitas Tanjungpura pada Rabu (17/6). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Pontianak yang ingin meningkatkan kemampuan dalam memproduksi konten jurnalistik menggunakan smartphone.
Pelatihan Mobile Journalism bekali mahasiswa keterampilan membuat konten jurnalistik kreatif dan bertanggung jawab
Workshop tersebut bertujuan membekali peserta dengan keterampilan penting untuk menghasilkan konten yang kreatif, informatif, akurat, dan bertanggung jawab di era digital. Melalui pelatihan ini, peserta diajak memahami bagaimana teknologi yang dimiliki sehari-hari dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas.
Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh berbagai materi mengenai teknik dasar mobile journalism, mulai dari proses peliputan, pengambilan gambar dan video, penyusunan alur cerita, hingga strategi penyajian konten yang menarik dan relevan bagi audiens digital.
Spokesperson U.S. Embassy, Jamie Ravetz, yang didampingi oleh Press and Media Specialist, Theresia Andriani, menegaskan bahwa perkembangan teknologi telah membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi yang berdampak.
“Teknologi yang kita gunakan setiap hari dapat menjadi alat yang sangat kuat untuk menghasilkan cerita yang informatif dan berdampak. Melalui mobile journalism, siapa pun memiliki kesempatan untuk mengangkat berbagai perspektif dan kisah yang ada di lingkungan sekitarnya,” ujar Jamie Ravetz dalam keterangan rilis yang diterima di Pontianak Rabu (17/6).
Baca Juga :BSI Digination 2023: Memahami Dunia Digital Journalism
Keikutsertaan mahasiswa HIMASA UBSI kampus Pontianak dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya organisasi untuk meningkatkan kompetensi anggotanya, khususnya dalam bidang komunikasi digital dan produksi konten. Selain memperoleh pengetahuan baru, peserta juga mendapatkan pengalaman berinteraksi dengan praktisi komunikasi internasional serta mahasiswa dari berbagai institusi pendidikan tinggi.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan keterampilan jurnalistik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus menghasilkan konten yang tidak hanya menarik, tetapi juga memiliki nilai edukatif dan informatif bagi masyarakat.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan pengembangan kompetensi di luar kelas. Melalui partisipasi dalam workshop seperti ini, mahasiswa diharapkan semakin siap menghadapi tantangan industri kreatif dan dunia digital yang terus berkembang. (Safika)















