KhatulistiwaHits.com, Pontianak — Momen berbeda mewarnai pelaksanaan Wisuda ke-17 Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak. Bertempat di Qubu Resort, Kubu Raya, Rabu (12/11), wisuda kali ini menjadi sejarah baru bagi UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif karena untuk pertama kalinya menerapkan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam prosesi wisuda.
Wisuda Makin Canggih, UBSI Kampus Pontianak Terapkan AI di Prosesi ke-17
Penerapan teknologi AI terlihat saat proses pemanggilan nama wisudawan, yang biasanya dilakukan secara manual oleh petugas. Melalui inovasi ini, sistem berbasis AI menggantikan peran manusia dalam menyebut nama-nama wisudawan secara otomatis dan akurat.
Ditemui seusai pelaksanaan wisuda, Agung Sasongko dari Divisi Biro Teknologi Informasi (BTI) menjelaskan bahwa penerapan AI ini merupakan langkah UBSI untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus menghadirkan pengalaman baru dalam pelaksanaan acara akademik.
“Penerapan AI untuk pemanggilan nama wisudawan dinilai sangat efektif dan efisien dibandingkan cara konvensional. Apalagi jika jumlah wisudawan banyak, biasanya petugas pemanggil bisa mengalami kelelahan yang berpotensi menyebabkan kesalahan dalam penyebutan nama dan gelar,” jelas Agung.
Baca juga : Inovasi Digital UBSI Kampus Pontianak Rayakan Wisuda ke-17 dengan Sentuhan AI
Agung kemudian memaparkan cara kerja sistem AI yang digunakan dalam wisuda tersebut. “Sistem ini menggunakan model text-to-speech (TTS) yang dibuat menggunakan framework Coqui TTS. Model dilatih dari teks menjadi suara, kemudian deploy ke server. Ketika teks dikirim ke server, sistem akan membalas dengan file suara berformat WAV yang langsung dapat diputar,” ungkapnya.
Menurutnya, agar suara yang dihasilkan terdengar natural, proses pembuatan model dasar memerlukan perekaman suara manusia yang membaca narasi teks panjang sekitar 20 ribu kata. Data tersebut kemudian digunakan untuk melatih model hingga menghasilkan suara yang menyerupai manusia asli.
“Untuk pengembangan dan uji coba sistem ini, kami memerlukan waktu sekitar dua bulan,” tambahnya.
Langkah inovatif ini menjadi bukti nyata komitmen UBSI dalam mengintegrasikan teknologi ke berbagai aspek kegiatan kampus, sekaligus menegaskan perannya sebagai pelopor kampus digital kreatif di era kecerdasan buatan.(Lady)















