Example 160x600
Example 160x600
Berita

Jadi Wisudawan Terbaik IPK 4,00, Orang Tua Wadzifa Ungkap Kunci Dukungan Selama Pendidikan

5
×

Jadi Wisudawan Terbaik IPK 4,00, Orang Tua Wadzifa Ungkap Kunci Dukungan Selama Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Wisudawan Terbaik
Example 468x60

Khatulistiwahits.com, Pontianak — Keberhasilan seorang anak dalam menyelesaikan pendidikan tinggi tidak terlepas dari dukungan keluarga yang mendampinginya. Hal tersebut dirasakan Lamazi dan Mila Karmila, orang tua Wadzifa, wisudawan terbaik Program Studi Informatika (S1) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,00. Keduanya menyampaikan rasa bangga dan syukur atas pencapaian putranya dalam prosesi Wisuda ke-18 UBSI kampus Pontianak yang berlangsung di Hotel Novotel Pontianak, Ruang Lotus 2, Sabtu (7/11).

Jadi Wisudawan Terbaik IPK 4,00, Orang Tua Wadzifa Ungkap Kunci Dukungan Selama Pendidikan

Bagi Lamazi dan Mila Karmila, keberhasilan Wadzifa menjadi wisudawan terbaik merupakan pencapaian yang membahagiakan. Perjalanan pendidikan yang telah dilalui putranya menjadi pengalaman berharga bagi keluarga, terlebih karena keberhasilan tersebut merupakan hasil dari usaha dan kedisiplinan selama menjalani perkuliahan.

Keduanya memahami bahwa setiap proses pendidikan memiliki tantangan tersendiri. Karena itu, mereka berusaha mendampingi Wadzifa tanpa memberikan tekanan berlebihan terhadap hasil akademik yang harus dicapai.

Dalam mendampingi pendidikan putranya, Lamazi dan Mila Karmila lebih mengutamakan dukungan emosional dan spiritual. Mereka berusaha menjadi tempat bagi Wadzifa untuk bercerita, menyampaikan kesulitan, serta mendapatkan dorongan ketika menghadapi tantangan selama perkuliahan.

“Kunci kami adalah selalu menjadi rumah yang aman dan pendengar yang baik untuknya,” ungkap keduanya dalam keterangan rilis yang diterima di Pontianak Sabtu (7/11).

Baca Juga : Kebanggaan Orang Tua Mengiringi Prestasi Ailani sebagai Wisudawan Terbaik UBSI Kampus Pontianak

Menurut mereka, anak perlu mendapatkan kepercayaan dan ruang untuk menjalani prosesnya sendiri. Orang tua tidak hanya berperan dalam memberikan arahan, tetapi juga perlu memahami keadaan anak dan mengingatkannya untuk tetap menjaga kesehatan serta berusaha sebaik mungkin.

Setelah berhasil menyelesaikan pendidikan dan meraih prestasi akademik, Lamazi dan Mila Karmila berharap ilmu yang diperoleh Wadzifa dapat diamalkan serta memberikan manfaat bagi masyarakat. Mereka juga ingin putranya tetap rendah hati, terus belajar, dan menjaga integritas dalam menjalani kehidupan maupun karier.

Bagi keduanya, keberhasilan tidak hanya diukur dari pencapaian akademik atau pekerjaan, tetapi juga dari bagaimana seseorang dapat menjalani hidup dengan baik dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

Perjalanan Wadzifa menjadi wisudawan terbaik dengan IPK 4,00 menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga. Dukungan, kepercayaan, dan pendampingan orang tua menjadi bagian penting yang mengiringi langkahnya hingga berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi. (Safika)