Example 160x600
Example 160x600
Berita

Jejak Intelektual Mahasiswa UBSI, Saat Tugas Akhir Menjadi Warisan untuk Masyarakat

×

Jejak Intelektual Mahasiswa UBSI, Saat Tugas Akhir Menjadi Warisan untuk Masyarakat

Sebarkan artikel ini
jejak intelektual
Example 468x60

KhatulistiwaHits, Pontianak – Tugas akhir bukanlah sekadar akhir dari perjalanan akademik, melainkan awal dari kontribusi nyata bagi masyarakat. Prinsip inilah yang dipegang teguh oleh Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Pontianak. UBSI yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif dan telah terakreditasi Unggul, terus mendorong mahasiswa untuk melahirkan karya yang tidak hanya aplikatif secara teknologi, tetapi juga berdampak sosial.

Melalui semangat tersebut, sejumlah aplikasi hasil tugas akhir mahasiswa telah resmi dihibahkan kepada berbagai instansi pemerintahan dan masyarakat luas. Di antaranya adalah Lapkaca (Laporan Kinerja Kecamatan), sebuah sistem yang mendukung digitalisasi proses pelaporan dan evaluasi kinerja kecamatan, yang telah diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

Tugas Akhir Mahasiswa UBSI Menjadi Warisan untuk Masyarakat

Tak hanya itu, aplikasi Si-Bakur (Sistem Informasi Pengolahan Babang Kurir) juga telah dimanfaatkan oleh Babang Kurir jasa pengiriman di wilayah Kalimantan Barat untuk mempermudah pengelolaan layanan dan data pengiriman. Sementara Serbu (Sistem Elektronik Registrasi Baru) telah mempercepat proses administrasi pendaftaran bagi sekolah-sekolah swasta dan instansi pendidikan lainnya yang masih berbasis manual.

Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Pontianak tidak hanya merancang aplikasi dengan pendekatan teknis semata, tetapi juga berupaya menanamkan nilai kebermanfaatan sosial dalam setiap rancangan sistem yang mereka kembangkan. Pendekatan ini mencerminkan visi Program Studi dalam mendorong mahasiswa untuk menciptakan karya teknologi yang tidak hanya inovatif, tetapi juga solutif bagi kebutuhan masyarakat.

Hal ini ditegaskan oleh Muhammad Sony Maulana selaku Kaprodi Sistem Informasi UBSI Kampus Pontianak. Ia menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam menjembatani keilmuan dan kebutuhan riil di lapangan.

“Kami tidak ingin mahasiswa sekadar membuat aplikasi yang hanya selesai di ruang sidang. Mereka harus mampu menjawab tantangan nyata dan memberi dampak langsung. Karena itu, tugas akhir kami arahkan menjadi media kontribusi sosial yang konkret,” ujarnya dalam keterangan pers, Jumat (25/7).

Baca juga: Literasi Pajak, Prodi Sistem Informasi Akuntansi UBSI dan DJP Kalbar Bentuk Tax Center

Menurut Sony, model hibah aplikasi berbasis tugas akhir ini adalah bagian dari impact-based learning yang menjadi ciri khas UBSI. Dengan menempatkan mahasiswa sebagai agen perubahan digital, UBSI berharap dapat terus menanamkan semangat berinovasi yang membumi.

“Kami ingin warisan intelektual mahasiswa tidak berhenti di rak perpustakaan, tetapi hidup di tengah masyarakat. Dengan begitu, tugas akhir benar-benar menjadi karya akhir yang bermakna,” pungkasnya.

Langkah ini membuktikan bahwa UBSI kampus Pontianak tidak hanya mencetak lulusan yang ahli secara teknis, tetapi juga mampu meninggalkan jejak intelektual yang abadi berupa aplikasi, solusi, dan dedikasi untuk kemajuan bersama.(Siti Hafizah)