KhatulistiwaHits, Pontianak — Peran aktif mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif kembali ditunjukkan melalui aksi nyata di tengah persoalan lingkungan. Dua mahasiswa UBSI Kampus Pontianak, Ramliadi dan Irfan Abdurrahman, berkolaborasi bersama selebgram Pontianak menggelar aksi sosial pembagian masker kepada masyarakat di kawasan Tugu Digulis, Pontianak pada Senin (2/2).
Respons terhadap Kabut Asap Karhutla
Sebanyak 1.000 masker dibagikan kepada pengguna jalan dan warga yang beraktivitas di luar ruangan sebagai respons atas menurunnya kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Kabut asap dilaporkan telah berlangsung selama 18 hari dan diperparah dengan kondisi tidak turun hujan selama 22 hari, sehingga mulai berdampak pada kesehatan pernapasan masyarakat.
Aksi sosial tersebut difokuskan di titik-titik dengan kepadatan lalu lintas tinggi guna menjangkau masyarakat yang paling rentan terpapar asap. Selain membagikan masker, para mahasiswa juga mengedukasi warga untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak serta tetap menggunakan masker saat kualitas udara memburuk.
Ramliadi mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa UBSI terhadap kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Sebagai mahasiswa UBSI, kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat. Aksi ini mungkin sederhana, tetapi kami berharap bisa membantu warga tetap terlindungi di tengah kabut asap,” ujar Ramliadi dalam keterangan rilis, Rabu (4/2).
Senada dengan itu, Irfan Abdurrahman menilai kegiatan sosial tersebut menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam menerapkan nilai empati dan kepedulian sosial.
“Kami belajar bahwa peran mahasiswa tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga bagaimana memberi dampak nyata bagi lingkungan sekitar,” kata Irfan.
Cerminan Kampus Digital Kreatif
Kegiatan berlangsung tertib dan mendapat sambutan positif dari masyarakat yang melintas di kawasan Tugu Digulis. Respons berupa senyuman dan ucapan terima kasih dari warga menjadi motivasi tersendiri bagi para relawan untuk terus terlibat dalam kegiatan sosial.
Aksi ini mencerminkan komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam mendorong mahasiswanya agar tidak hanya unggul secara akademik dan teknologi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta kepekaan terhadap isu lingkungan dan kesehatan masyarakat.(Tiara Sari)














