Example 160x600
Example 160x600
Berita

Tim BSI Explore 2026 UBSI Kampus Pontianak Survei Desa Radak Baru untuk Persiapan Program Pengabdian Masyarakat

5
×

Tim BSI Explore 2026 UBSI Kampus Pontianak Survei Desa Radak Baru untuk Persiapan Program Pengabdian Masyarakat

Sebarkan artikel ini
BSI Explore
Example 468x60

Khatulistiwahits.com, Pontianak — Tim BSI Explore 2026 Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif melaksanakan survei lapangan ke Desa Radak Baru, Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Senin (22/6). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan program pengabdian masyarakat BSI Explore 2026 yang akan melibatkan mahasiswa UBSI dalam berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Desa di Kubu Raya dinilai memiliki potensi besar sebagai lokasi pelaksanaan BSI Explore 2026

Tim survei terdiri dari dosen UBSI kampus Pontianak, yakni Yoki Firmansyah, Fahmi Julianto, Heru Setiawan, dan Badariatullailiah. Mereka melakukan observasi langsung untuk melihat kondisi wilayah sekaligus mengidentifikasi potensi dan kebutuhan masyarakat yang dapat menjadi dasar penyusunan program kerja mahasiswa selama kegiatan berlangsung.

Perjalanan menuju Desa Radak Baru memakan waktu sekitar tiga jam dari Kampus UBSI kampus Pontianak. Tim harus menempuh jalur darat dengan kondisi jalan yang beragam, mulai dari jalan beraspal hingga jalan semen. Selain itu, akses menuju desa juga mengharuskan tim menyeberangi sungai menggunakan kapal kayu yang menjadi sarana transportasi masyarakat setempat.

Setibanya di lokasi, tim disambut langsung oleh Kepala Desa Radak Baru. Dalam pertemuan tersebut, tim memaparkan rencana pelaksanaan BSI Explore 2026 beserta berbagai program yang akan dijalankan mahasiswa selama berada di desa.

Pemerintah Desa Radak Baru menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan program pengabdian masyarakat yang diinisiasi UBSI. Dukungan tersebut menjadi modal penting dalam membangun kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat untuk mendukung pengembangan potensi desa.

Salah satu anggota tim survei, Yoki Firmansyah, menjelaskan bahwa Desa Radak Baru memiliki karakteristik yang sesuai dengan tujuan utama BSI Explore, yakni memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam berkontribusi di tengah masyarakat.

Menurutnya, selain memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan, desa tersebut juga menawarkan pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk memahami kondisi sosial dan kehidupan masyarakat secara langsung.

“Desa Radak Baru memiliki potensi yang besar sekaligus tantangan yang menarik untuk dijadikan lokasi pengabdian. Akses yang cukup jauh dan kondisi geografis yang khas menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk belajar langsung tentang kehidupan masyarakat di daerah. Kami juga sangat mengapresiasi sambutan hangat dan dukungan penuh dari pemerintah desa terhadap rencana pelaksanaan BSI Explore 2026,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Pontianak Senin (22/6).

Baca Juga : Mahasiswa UBSI Siap Ikuti BSI Explore 2026 di Ujung Kulon, Bawa Misi Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat

BSI Explore merupakan program pengabdian masyarakat yang menjadi wadah bagi mahasiswa UBSI untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan. Melalui program ini, mahasiswa akan tinggal dan berinteraksi langsung dengan masyarakat untuk membantu mengembangkan berbagai potensi desa melalui kegiatan pendidikan, sosial, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat.

Rencananya, BSI Explore 2026 akan dilaksanakan pada periode Agustus hingga September 2026. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa akan ditempatkan di lokasi pengabdian untuk menjalankan berbagai program kerja yang disusun berdasarkan kebutuhan dan potensi masyarakat setempat.

Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus mendorong mahasiswa untuk terlibat aktif dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan dampak nyata. Melalui program BSI Explore, mahasiswa tidak hanya mengembangkan kompetensi akademik, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial, kemampuan beradaptasi, serta pengalaman hidup yang berharga di tengah masyarakat. (Safika)