Khatulistiwahits.com, Pontianak — Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat menuntut lulusan perguruan tinggi tidak hanya menguasai kemampuan teknis, tetapi juga memiliki kesiapan beradaptasi dengan dinamika dunia kerja. Menjawab tantangan tersebut, Program Studi Sistem Informasi UBSI kampus Pontianak, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif, sukses menyelenggarakan Seminar Karier bertajuk “Beyond Technology: Creating Impact Through Digital Innovation and Career Development” di Aula UBSI kampus Pontianak pada Rabu (8/7).
Beyond Technology, Seminar Karier Sistem Informasi UBSI Kampus Pontianak Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Industri
Kegiatan yang diikuti sekitar 50 mahasiswa semester 4 ini menjadi salah satu rangkaian Sistem Informasi EXPO 2026. Seminar tersebut menghadirkan praktisi dari dunia industri dan sektor perbankan untuk berbagi pengalaman, wawasan, serta informasi mengenai peluang karier yang dapat menjadi bekal mahasiswa sebelum memasuki dunia profesional.
Sesi pertama menghadirkan Hajon Mahdy Mahmudin dari PT. Burnian Nitya Lavanya. Dalam pemaparannya, ia membahas pentingnya inovasi digital dalam menjawab berbagai tantangan bisnis sekaligus menciptakan solusi yang memberikan dampak nyata. Menurutnya, kemampuan teknologi perlu diimbangi dengan pola pikir inovatif, komunikasi, kolaborasi, serta kemauan untuk terus belajar.
Melalui berbagai pengalaman profesional dan studi kasus yang disampaikan, mahasiswa diajak memahami bahwa teknologi tidak hanya berfungsi sebagai alat pendukung pekerjaan, tetapi juga dapat menjadi instrumen untuk meningkatkan efisiensi organisasi, menyelesaikan permasalahan bisnis, dan menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Memasuki sesi kedua, seminar menghadirkan William Kurnia Hartono dari Bank BCA yang memberikan gambaran mengenai perkembangan industri perbankan di tengah transformasi digital. Ia membahas perubahan layanan keuangan berbasis teknologi sekaligus peluang karier yang semakin terbuka bagi lulusan Sistem Informasi di sektor perbankan.
William menjelaskan bahwa transformasi digital telah mengubah cara industri perbankan menjalankan proses bisnis dan memberikan layanan kepada masyarakat. Kondisi tersebut turut meningkatkan kebutuhan terhadap talenta yang memiliki kompetensi di bidang teknologi informasi, analisis data, keamanan siber, pengembangan aplikasi, hingga inovasi layanan digital.
Mahasiswa juga mendapatkan gambaran mengenai kompetensi yang perlu dipersiapkan sejak bangku kuliah agar mampu bersaing di dunia kerja. Selain kemampuan teknis, mahasiswa didorong untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, pemecahan masalah, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang terus berubah.
Ketua program studi Sistem Informasi UBSI kampus Pontianak, Muhammad Sony Maulana, menyampaikan bahwa kegiatan seminar karier menjadi salah satu upaya Program Studi dalam memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan dunia industri.
“Transformasi digital menghadirkan peluang yang sangat besar bagi lulusan Sistem Informasi. Oleh karena itu, mahasiswa perlu mendapatkan wawasan langsung dari para praktisi agar memahami kompetensi yang benar-benar dibutuhkan industri. Kehadiran narasumber dari PT. Burnian Nitya Lavanya dan Bank BCA memberikan perspektif yang sangat berharga mengenai bagaimana teknologi, inovasi, dan pengembangan karier berjalan secara nyata di dunia profesional. Kami berharap pengalaman ini dapat memotivasi mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat karakter profesional, dan menjadi talenta digital yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun dunia usaha,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Pontianak Rabu (8/7).
Baca Juga : Shaping Your Future, UBSI dan BANSA Foundation Hadirkan Seminar Karier, Entrepreneurship, dan Scholarship
Melalui Seminar Karier “Beyond Technology: Creating Impact Through Digital Innovation and Career Development”, UBSI kampus Pontianak kembali mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi dan memberikan dampak melalui kompetensi yang dimiliki. Kehadiran praktisi dari dunia industri dan perbankan menjadi bagian dari upaya membekali mahasiswa agar lebih siap menghadapi persaingan kerja sekaligus berkontribusi dalam perkembangan transformasi digital di berbagai sektor.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang menghubungkan kompetensi akademik dengan kebutuhan dunia industri. Melalui pengalaman belajar bersama praktisi, mahasiswa diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi, membangun portofolio, serta mempersiapkan diri menjadi talenta digital yang adaptif, inovatif, dan profesional. (Safika)















