Khatulistiwahits — Arsenal sukses meraih kemenangan penting saat menjamu Burnley dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Emirates Stadium, Selasa (19/05/2026) dini hari WIB. The Gunners menang tipis 1-0 lewat gol tunggal Kai Havertz yang membuat peluang juara mereka semakin terbuka lebar.
Gol kemenangan Arsenal tercipta menjelang akhir babak pertama. Kai Havertz berhasil menanduk bola hasil sepak pojok Bukayo Saka dan membuat publik Emirates bergemuruh. Sundulan striker asal Jerman itu menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung ketat sepanjang 90 menit.
Arsenal Dominan, Burnley Beri Perlawanan Sengit
Sejak menit awal, Arsenal langsung mengambil alih penguasaan bola dan terus menekan pertahanan Burnley. Namun tim tamu yang sudah dipastikan terdegradasi tetap memberikan perlawanan disiplin dan membuat skuad Mikel Arteta kesulitan mencetak banyak gol.
Leandro Trossard sempat mengancam lewat tembakan keras yang membentur tiang gawang. Sementara Bukayo Saka beberapa kali menciptakan peluang berbahaya dari sisi kanan serangan Arsenal.
Burnley juga sempat mengejutkan lewat tekanan di awal laga. Namun solidnya lini belakang Arsenal membuat David Raya nyaris tidak mendapat ancaman serius sepanjang pertandingan.

Havertz Jadi Pahlawan, Tapi Sempat Kontroversial
Kai Havertz menjadi bintang kemenangan Arsenal setelah mencetak gol tunggal penentu kemenangan. Namun penampilannya juga sempat memicu kontroversi usai melakukan tekel keras terhadap pemain Burnley, Lesley Ugochukwu. Wasit hanya memberikan kartu kuning meski insiden tersebut sempat ditinjau VAR.
Meski begitu, Havertz tetap menjadi sosok paling menentukan dalam laga ini. Golnya memastikan Arsenal mengamankan tiga poin penting dalam perburuan gelar Premier League musim ini.
Arsenal Dekati Gelar Liga Inggris
Kemenangan atas Burnley membuat Arsenal semakin kokoh di puncak klasemen dengan 82 poin dari 37 pertandingan. Tim asuhan Mikel Arteta kini unggul lima poin atas Manchester City yang masih memiliki satu laga lebih sedikit.
Arsenal kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memastikan gelar juara Liga Inggris pertama mereka sejak 2004. Bahkan, Meriam London bisa lebih cepat mengunci trofi apabila Manchester City gagal meraih kemenangan pada pertandingan berikutnya.
Atmosfer di Emirates Stadium usai laga terasa emosional. Para pemain dan suporter merayakan kemenangan penting tersebut dengan penuh optimisme bahwa puasa gelar Premier League selama lebih dari dua dekade akhirnya bisa berakhir musim ini.









