KhatulistiwaHits, Pontianak – Tahun akademik 2025/2026 menjadi momentum spesial bagi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak. UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung potensi generasi muda dari berbagai bidang, termasuk olahraga. Salah satu sosok yang mencuri perhatian adalah Abiyyu Miskal Pahlevi, atlet muda Kalimantan Barat dari cabang olahraga Tarung Derajat yang kini resmi menjadi mahasiswa Program Studi S1 Informatika.
Perkuat Prestasi dan Pendidikan, Atlet Muda Kalbar Gabung UBSI
Abiyyu dikenal sebagai atlet berprestasi yang berasal dari Satuan Latihan (Satlat) Mujahidin Pontianak pusat pelatihan Tarung Derajat yang telah banyak melahirkan atlet unggulan Kalimantan Barat. Kehadirannya di dunia akademik menjadi bukti bahwa prestasi olahraga dan pendidikan tinggi dapat berjalan beriringan.
Selama menekuni dunia Tarung Derajat, Abiyyu berhasil mengukir sederet prestasi membanggakan. Ia meraih Juara 2 Tarung Putra Senior 44–46 kg, Juara 2 Seni Gerak Campuran, Juara 2 Seni Gerak Tunggal Putra, serta Juara 3 Tarung Putra Senior 55–58 kg. Selain itu, ia juga menjadi peserta Babak Kualifikasi PON XXI Tahun 2024, yang menandai posisinya di level kompetisi nasional.
Menanggapi awal perjalanannya di dunia perkuliahan, Abiyyu mengungkapkan antusiasmenya karena dapat melanjutkan pendidikan di UBSI. Ia menilai bahwa kampus ini memberikan ruang besar bagi mahasiswa untuk berkembang, tidak hanya secara akademik, tetapi juga dalam bidang minat dan bakat lainnya.
“Saya merasa bersyukur bisa melanjutkan pendidikan tinggi di UBSI. Kampus ini tidak hanya mendukung prestasi akademik, tapi juga memberi ruang besar bagi mahasiswa yang aktif di luar kampus, termasuk di bidang olahraga. Saya ingin membuktikan bahwa atlet juga bisa berprestasi di bidang teknologi dan akademik,” ujar Abiyyu dalam keterangan tertulis, rabu (6/8).
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Satlat Mujahidin Pontianak yang telah membentuk fondasi kedisiplinan dan semangat juangnya sejak dini. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, sangat membantu dalam berbagai aspek kehidupan.
“Saya dibina dari nol di Satlat Mujahidin. Di sana saya belajar disiplin, fokus, dan semangat juang. Itu semua sangat membantu saya, bukan hanya di arena tanding, tapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Koordinator Kemahasiswaan UBSI kampus Pontianak, Yoki Firmansyah, menyampaikan apresiasinya terhadap Abiyyu sebagai mahasiswa baru. Ia menilai kehadiran Abiyyu menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain yang ingin menyeimbangkan antara prestasi akademik dan non-akademik.
“Abiyyu adalah contoh nyata bahwa dunia pendidikan dan olahraga bisa berjalan beriringan. UBSI membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa yang ingin tumbuh di berbagai bidang,” ujar Yoki.
Baca juga: UBSI Kampus Pontianak Gelar BKOT, Pererat Sinergi Kampus dan Orang Tua Calon Mahasiswa Baru
Selain itu, Yoki juga memberikan penghargaan kepada Satlat Mujahidin Pontianak yang telah menjadi wadah pembinaan atlet muda berbakat. Ia berharap kolaborasi positif seperti ini terus terjalin ke depannya.
“Satlat Mujahidin adalah mitra strategis dunia olahraga Kalimantan Barat. Kehadiran Abiyyu membuktikan bahwa hasil pembinaan di sana memiliki kualitas luar biasa. Kami berharap ke depan akan lebih banyak lagi mahasiswa berprestasi dari dunia olahraga yang bergabung dengan UBSI,” ungkapnya.
Dengan semangat baru sebagai mahasiswa, Abiyyu Miskal Pahlevi siap melangkah lebih jauh mengukir prestasi di kampus, menapaki dunia digital, dan terus menjunjung tinggi nilai-nilai bela diri di tengah masyarakat.(Tiara Sari)















