Example 160x600
Example 160x600
HiburanEvent

Museum MACAN Mempersembahkan Karya Patricia Piccinini, Seniman Hiperealisme Asal Australia

×

Museum MACAN Mempersembahkan Karya Patricia Piccinini, Seniman Hiperealisme Asal Australia

Sebarkan artikel ini
museum macan
Example 468x60

KhatulistiwaHits –  Museum MACAN  Jakarta telah mengumumkan akan mengadakan pameran karya seni terkenal Patricia Piccinini asal Australia, mulai dari tanggal 25 Mei hingga 6 Oktober 2024.

Dalam pameran yang bertajuk “CARE”, Museum MACAN berkolaborasi dengan kurator Tobias Berger untuk menampilkan lebih dari empat puluh patung hiperealistik karya Piccinini.

Baca juga : 1.047 Mahasiswa Indonesia Menjadi Korban Perdagangan Orang Berkedok Magang di Jerman, 33 Universitas Dituding Terlibat

Selain itu, pameran ini juga akan menampilkan tiga instalasi video berukuran besar dan sebuah instalasi monumental bernama “Celestial Field” (2021), yang terdiri dari ribuan bunga.

Menurut Direktur Museum MACAN, Venus Lau, tema utama pameran ini adalah mengenai hubungan dan keintiman, perasaan yang dianggap universal dan bisa terhubung dengan berbagai audiens, termasuk masyarakat Indonesia. Lebih lanjut, pameran ini juga mengangkat isu-isu global terkini mengenai ekologi, keanekaragaman hayati, dan bioteknologi.

Museum MACAN Hadirkan Karya Patricia Piccinini

“Piccinini, sebagai perupa yang diakui secara global, memiliki visi yang mendalam dalam menjelajahi isu-isu kritis dalam masyarakat kontemporer kita,” kata Venus, seperti dilansir dari Antara pada Kamis (21/3).

Piccinini sendiri menyambut baik kesempatan ini sebagai medium untuk berinteraksi langsung dengan pengunjung pameran. Ia berharap pameran ini dapat memperdalam pemahaman publik tentang isu-isu yang mempengaruhi semua orang, mulai dari lingkungan hingga kehidupan urban kontemporer.

Piccinini, yang lahir di Sierra Leone pada tahun 1965, memulai kariernya dengan mempelajari anatomi, spesimen kuno, dan patologi di museum medis. Kemudian, hal ini menjadi dasar pengembangan karya seninya.

Baca juga : Trending di Kolom Komentar TikTok, Siapa Sih Sebenarnya Mio Mirza?

Dalam karyanya, Piccinini sering memadukan material sintetis seperti silikon, serat kaca, dan plastik ABS dengan bahan organik, termasuk rambut dan hewan taksidermi, untuk menciptakan makhluk-makhluk imajiner yang tampak sangat surealis.

Karya-karya Piccinini mencerminkan pemikiran tentang hubungan antara yang artifisial dan alami, serta mengeksplorasi masa depan di mana manusia dan makhluk lain dapat hidup berdampingan, baik di ruang maupun dalam bentuk tubuh yang sama.