Example 160x600
Example 160x600
Example 468x60
BeritaNews

Peneliti BRIN Temukan Kepiting Tiga Warna di Gunung Kelam, Kalimantan Barat

×

Peneliti BRIN Temukan Kepiting Tiga Warna di Gunung Kelam, Kalimantan Barat

Sebarkan artikel ini
peneliti BRIN
Sumber : Foto BRIN
Example 468x60

KhatulistiwaHits – Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama tim dari National University of Singapore telah berhasil menemukan jenis kepiting baru dengan nama ilmiah Lepidothelphusa Menneri di Gunung Kelam, Kalimantan Barat.

Kepiting mini ini memiliki ukuran hanya sekitar 10mm dan memiliki kombinasi tiga warna yang unik pada karapasnya. Kepiting ini memiliki karakteristik yang membedakannya dari jenis kepiting lainnya.

Baca juga : Museum MACAN Mempersembahkan Karya Patricia Piccinini, Seniman Hiperealisme Asal Australia

Sepertiga bagian tubuhnya, mulai dari kepala hingga mata berwarna kuning cerah hingga oranye. Bagian tengahnya berwarna coklat tua hingga hitam keunguan, sementara sisa sepertiga bagian posteriornya berwarna pucat hingga biru cerah.

Menurut Daisy Wowor, Peneliti Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi BRIN, untuk menemukan kepiting ini membutuhkan ketelitian yang tinggi. Kepiting tersebut hidup di tepi anak sungai yang dangkal dengan substrat kerikil dan batu. Mereka cenderung bersembunyi di balik serasah daun dan akar.

Peneliti BRIN Temukan Kepiting di Gunung Kelam Kalimantan Barat

Peneliti BRIN mengungkapkan keunikan lain dari kepiting ini terletak pada bentuk capitnya. Capit kanannya lebih besar dibandingkan capit kirinya. Namun, perbedaan ukuran capit ini bukanlah karena faktor eksternal seperti pernah terpotong dan tumbuh lagi, melainkan merupakan ciri morfologinya yang khas.

Penamaan spesies baru ini terinspirasi dari nama Jochen K. Menner, individu yang pertama kali memberitahukan keberadaan spesies ini kepada para peneliti di Kalimantan. Menner juga membantu dalam proses pengumpulan spesimen kepiting ini dengan penduduk lokal di Sintang.

Baca juga : 1.047 Mahasiswa Indonesia Menjadi Korban Perdagangan Orang Berkedok Magang di Jerman, 33 Universitas Dituding Terlibat

Meskipun kepiting tiga warna ini telah menjadi target bagi kolektor lokal untuk diperdagangkan ke Singapura, Cina, dan Eropa, Daisy menyatakan bahwa spesies ini dianggap rentan.

Sebagian besar spesies Lepidothelphusa memiliki ukuran induk yang kecil dengan kemampuan bertelur yang terbatas, sehingga eksploitasi berlebihan dapat menimbulkan ancaman bagi keberlangsungan hidup spesies ini.