Example 160x600
Example 160x600
Example 468x60
EventLocal News

Arisan Wong Kito Galo Gelar Berbuka Puasa Bersama di Rumah Cagar Budaya, Wisata Kampung Caping Pontianak

×

Arisan Wong Kito Galo Gelar Berbuka Puasa Bersama di Rumah Cagar Budaya, Wisata Kampung Caping Pontianak

Sebarkan artikel ini
Arisan
Example 468x60

Khatulistiwahits, Pontianak – Arisan Wong Kito Galo, sebuah komunitas masyarakat perantau asal Sumatera Selatan di Pontianak, Kalimantan Barat, menggelar acara berbuka puasa bersama pada hari Minggu (24/03/2024) di Rumah Cagar Budaya, Wisata Kampung Caping Pontianak. Acara ini dihadiri oleh sekitar 50 orang anggota komunitas dan keluarga mereka.

Acara berbuka puasa bersama ini merupakan tradisi tahunan yang diadakan oleh Arisan Wong Kito Galo selama bulan Ramadan. Tujuannya adalah untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota komunitas dan keluarga mereka, serta untuk berbagi keceriaan di bulan suci Ramadan.

Jelang berbuka, para ibu-ibu mempersiapkan takjil berbuka dan makan malam yang merupakan sumbangsih dari anggota yang menerima arisan, dibantu oleh donatur dari seluruh anggota yang secara sukarela menyediakan takjil dan bergotong royong.

Berbagai hidangan khas dari Palembang, seperti empek-empek, aneka kue, pindang, ayam bakar serta berbagai minuman untuk berbuka.

Arisan
Suasana silaturrahmi Arisan Wong Kito Galo dalam acara Berbuka Puasa Bersama di Rumah Cagar Budaya Kampung Caping Pontianak

Setelah berbuka puasa, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dilanjutkan sholat isya dan tarawih berjamaah. Acara ini berlangsung dengan penuh keakraban dan kekeluargaan.

Ketua Arisan Wong Kito Galo, Bapak. Irwan Junaidi, mengatakan bahwa acara berbuka puasa bersama ini merupakan agenda tahunan komunitas. Acara ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota komunitas dan untuk berbagi kebahagiaan di bulan Ramadhan.

“Acara ini kami selenggarakan untuk mempererat tali persaudaraan antar anggota komunitas Wong Kito Galo perantau asal Sumsel, sekaligus untuk berbagi kebahagiaan dengan anak yatim piatu dan kaum duafa di bulan Ramadan ini,” ujar Irwan.

Baca Juga: Djakarta Ramadhan Fair 2024 Sajikan Beragam Kuliner Khas Ramadhan

Salah satu anggota komunitas, Bapak. Akhmad Nusyirwan Adil, mengatakan bahwa acara ini sangat bermanfaat untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota komunitas khususnya arisan ini.

“Acara ini sangat bagus untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota komunitas,” kata Nusyirwan yang juga merupakan Orang yang dituakan dalam komunitas ini. “Kami bisa bertemu dan bersilaturahmi dengan sesama perantau asal Sumatera Selatan di Pontianak.”

Acara berbuka puasa bersama ini merupakan salah satu contoh kegiatan positif yang dilakukan oleh komunitas masyarakat perantau di Pontianak. Kegiatan ini dapat membantu untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan antar masyarakat perantau dan masyarakat lokal di Pontianak.

Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk mempromosikan Wisata Kampung Caping Pontianak sebagai salah satu destinasi wisata budaya di Kota Pontianak.

“Rumah Cagar Budaya ini merupakan salah satu ikon Wisata Kampung Caping Pontianak. Kami berharap dengan mengadakan acara di sini, dapat menarik minat masyarakat untuk berkunjung ke tempat ini,” kata Nusyirwan.

Sekedar informasi, Kampung Wisata Caping Pontianak berada di tepian sungai Kapuas yang juga terpanjang di Indonesia, tepatnya di Kampung Mendawai (RW 03 ) dan Kampung Bangka ( RW 06 ), Kelurahan Bansir Laut  dimana masyarakatnya secara turun temurun telah membuat kerajinan Caping ( Tudong ). Caping merupakan tutup kepala yang digunakan oleh petani maupun nelayan.

Saat ini Caping telah diinovasi juga fungsinya menjadi produk fashion dan homedecor. Kampung Wisata Caping Pontianak dikembangkan karena potensi budaya dan sungai kapuas. Ada lebih dari 10 Atraksi wisata bisa dinikmati. Di Kampung Wisata Caping Pontianak juga terdapat Rumah Cagar Budaya yang telah berumur lebih dari 1 abad, Arsitekturnya yang unik dan khas melayu.

Acara berbuka puasa bersama ini diakhiri dengan ramah tamah dan foto bersama.(KH)