KhatulistiwaHits, Pontianak – Penguatan literasi digital menjadi perhatian bersama di tengah masifnya penggunaan media sosial di masyarakat, sehingga Dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak Yoki Firmansyah, hadir sebagai narasumber dalam program “Pontianak Menyapa” yang disiarkan langsung oleh RRI Pro 1 Pontianak pada Jumat (27/2) dengan mengangkat tema pentingnya bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.
Tekankan Etika dan Tanggung Jawab di Ruang Digital
Dalam dialog yang dipandu Vico Alhadi dan Wilhelmus, Yoki menyoroti pentingnya etika dan tanggung jawab dalam setiap aktivitas di ruang publik digital. Ia menjelaskan bahwa media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, sehingga setiap unggahan, komentar, maupun pembagian informasi perlu dilakukan secara cermat dan terukur.
Beragam isu turut dibahas, mulai dari kebiasaan menyebarkan informasi tanpa verifikasi, maraknya hoaks, penggunaan bahasa yang tidak santun, hingga potensi konflik sosial akibat interaksi daring. Yoki menekankan pentingnya berpikir kritis sebelum berinteraksi di dunia maya.
“Media sosial seharusnya menjadi sarana untuk berbagi hal positif dan membangun, bukan untuk saling menjatuhkan atau memicu perpecahan,” ujarnya.
Baca juga: Dosen UBSI Kampus Pontianak Upgrading Skill Pembimbing Skripsi Tahun 2026
Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menciptakan ruang digital yang sehat dan bertanggung jawab. Literasi digital, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga kesadaran etika dan tanggung jawab sosial dalam berkomunikasi.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Melalui keterlibatan dosen dalam forum publik, UBSI kampus Pontianak terus memperkuat peran akademisi dalam menjawab tantangan perkembangan teknologi informasi serta berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pengabdian kepada masyarakat.(Tiara Sari)















